MOZAIK

Selasa, 10 September 2019 | 21:00 WIB

Syair : Samar

Syair : Samar
(Foto: ilustrasi)

Kalau aku bicara padaMu, Tuhan
Bukan mau mengadukan dera dan derita
Tak kuharap Kau berdiri di depan
Ke dahiku mengeluskan tangan mesra

Kalau kutulis sajak ini, Tuhan
Bukan lantaran rindu-dendam atau demam
Tak kuharap Kau membacanya
Sambil duduk mengisap pipa kala senja

Karena Kau lebih tahu apa rasa hatiku
Dan mengerti bagaimana pikiranku
Karena Kau paling Aku dari aku
Yang terkadang kesamaran sama bayangan.

[Ajip Rosidi]

BERITA TERKAIT
Teguran Rasulullah yang Sarat akan Doa
Rasul Tetap Menegur Kesalahan dengan Kesantunan
3 Bekal Wajib sebelum Berdakwah
Pendakwah itu Pemegang Perkataan Terbaik
Karunia Allah Bagi Orang yang Mau Menikah
Tips Masuk Surga Tanpa Hisab
Ngaku Muslim Tapi tak Tampak Akhlak Mulia

kembali ke atas