NASIONAL

Rabu, 11 September 2019 | 21:07 WIB

Dewan Pengawas Diperlukan untuk Menjaga Marwah KPK

Dewan Pengawas Diperlukan untuk Menjaga Marwah KPK
(Foto: Inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Masyarakat atau KPK tidak perlu khawatir dengan adanya rencana pembentukan dewan pengawas dalam usulan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

Menurut Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Soedirman, Muhammad Fauzan, pembentukan dewan pengawas atau dewan penasehat KPK sangat diperlukan tapi dalam hal pengawasan perilaku atau kode etik terhadap pegawai maupun komisioner lembaga antirasuah tersebut.

Dewan pengawas eksistensi diperlukan dalam hal penegakan kode etik, mengawasi perilaku staf dan komisioner KPK, kata Fauzan kepada wartawan, Rabu (11/9/2019).

Ia menilai pembentukan dewan pengawas tentu untuk menjaga marwah KPK, jangan sampai akibat perilaku staf maupun komisioner KPK menjadikan lembaga tersebut tidak lagi terhormat. Makanya, keberadaan dewan pengawas untuk mengawasi perilaku-perilaku atau kode etik sangat dibutuhkan.

Memang menjadi persoalan, kira-kira perilaku itu jangan sampai mengancam marwah KPK. Jadi, saya pikir tidak perlu khawatir (adanya dewan pengawas) dalam hal penegakan kode etik, kita tetap mengawasi menjaga KPK itu on the track, ujarnya.

Menurut dia, Dewan Pengawas KPK ini dianalogikan seperti keberadaan Komisi Yudisial (KY), Komisi Kejaksaan (Komjak) dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebagai lembaga pengawas eksternal dari sebuah lembaga.

Namun, kata dia, keberadaan KY, Komisi Kejaksaan dan Kompolnas tugasnya tidak masuk pada wilayah yang merupakan yudisial, kewenangan kejaksaan dan kewenangan kepolisian. Maka, begitu juga dewan pengawas KPK diharap tidak masuk ranah teknis yudisial kewenangan KPK.

Jadi, kata dia, masalah penyelidikan, penyidikan yang dilakukan KPK biarlah menjadi ranah yang tidak bisa dipengaruhi kekuasaan lain. Tetapi, lanjut dia, terkait perilaku staf maupun komisioner itu bisa diawasi. Karena, namanya KPK kan manusia yang bisa juga lupa dan lalai sehingga perlu dijaga.

Nah, dewan pengawas itu menjaga hal tersebut bukan mengawasi pelaksanaan kewenangan KPK, tandasnya. [adc]

#KPK #DewanPengawasKPK
BERITA TERKAIT
KPK Keluarkan Surat Cekal Nahrawi Sejak Agustus
Legitimasi KPK Saat Ini Dinilai Sudah Jatuh
KPK Bantah Penetapan Menpora Tersangka Politis
Laode Khawatir Independensi Staf KPK Jika Jadi ASN
Tersangka KPK, Imam Nahrawi Pamit ke Seluruh Staf
Seniman Jombang Tabur Bunga di Atas Pusara KPK
KPK Panggil Ketua Fraksi Golkar Melchias Mekeng

kembali ke atas