NASIONAL

Rabu, 11 September 2019 | 22:31 WIB

KPK Cegah Pemegang Saham Siam Group Kabur ke LN

Ivan Setyadhi
KPK Cegah Pemegang Saham Siam Group Kabur ke LN
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melayangkan surat perintah cegah kepada Ditjen Imigrasi Kemkumham untuk mencegah pemegang saham Siam Group Holding, Lukma Neska.

Lukma, dicegah bepergian ke luar negeri terkait kasus dugaan suap terkait perdagangan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Services Pte. Ltd (PES) selaku subsidiary company PT. Pertamina (Persero) yang menjerat mantan Managing Director PES dan mantan Direktur Utama Pertamina Energy Trading Ltd (Petral), Bambang Irianto.

"Yang bersangkutan dilarang bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan terhitung 2 September 2019," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkat, Rabu (11/9/2019).

Pencegahan dilakukan lantaran Siam Group yang berkedudukan di British Virgin Island tersebut sengaja didirikan Bambang untuk menampung uang suap yang diterimanya dari Kernel Oil.

Sejauh ini, KPK menduga Bambang telah menerima suap sekitar USD 2,9 juta dari Kernel Oil selama periode 2010-2013 karena telah membantu Kernel Oil untuk berdagang dengan PES atau Pertamina. [adc]

#KPK
BERITA TERKAIT
KPK Bawa Tiga Koper Dari Kantor Dishub Kota Medan
Gerindra Sebut Kacamata Gucci Mulan Hanya Endorse
KPK Belum Terima Draf Revisi UU
Beredar Video CCTV, Sudah Saatnya KPK Diawasi
Anak Buah Walkot Medan Coba Bunuh Tim KPK
Kasus Suap Di Lapas Sukamiskin, 5 Orang Tersangka
(Terima Suap) KPK Tetapkan Wali Kota Medan Sebagai Tersangka

kembali ke atas