EKONOMI

Kamis, 12 September 2019 | 09:09 WIB

Kamil: Pembangunan Kawasan Rebana Sudah Dimulai

Kamil: Pembangunan Kawasan Rebana Sudah Dimulai
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Majalengka - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melakukan peletakan batu pertama pembangunan Hotel Horison Ultima Kertajati di Kertajati, Kabupaten Majalengka, Rabu (11/9/2019).

Menurut Kamil, hal ini menjadi pertanda dimulainya pengembangan kawasan Segitiga Rebana (Cirebon-Patimban-Kertajati). Peletakan batu pertama ini ditandai dengan penekanan tombol sirine yang dilakukan Kamil, Bupati Majalengka Karna Sobahi, Wakil Bupati Majalengka Tarsono D Mardiana, Komisaris PT Metropolitan Land, Tbk. Nanda Widya, Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk, Thomas J Angfendy, dan jajaran Direksi Metland. "Ini kick off bahwa konsep kawasan Rebana dimulai optimismenya dengan groundbreaking (peletakan batu pertama) hari ini," kata Kamil.

"Karena masa depan Jawa Barat saya ramalkan akan hadir di kawasan ini, jantungnya ada di Majalengka," tambah Kamil.

Menurut Kamil, tidak ada kawasan strategis di Indonesia seperti Rebana, yakni kawasan yang berdekatan dengan pelabuhan Patimban dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Dia pun menyebut kawasan Rebana sebagai kota futuristik. "Tidak ada kawasan pelabuhan yang berdekatan dengan bandar udara. Cari di Indonesia yang punya kawasan se-strategis ini," katanya.

Selain itu, mantan politisi Gerindra ini berharap, Hotel Horison Ultima Kertajati bisa membawa kemajuan bagi Majalengka. Apalagi, sektor pariwisata Majalengka sedang berkembang. Hal itu membuat Majalengka menjadi salah satu destinasi wisatawan yang datang ke Jabar. Dia pun meminta agar Metland memprioritaskan warga lokal untuk bekerja di hotelnya. "Saya yakin pembangunan hotel ini akan membawa kemajuan luar biasa. Dan saya minta prioritaskan warga lokal (pekerjanya)," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Majalengka, Karna Sobahi menyambut baik pembangunan Hotel Horison Ultima Kertajati. Hotel tersebut tidak hanya menjadi infrastruktur pendukung kawasan sekitar Bandara Kertajati, tetapi juga sarana pendukung pariwisata di Majalengka.

Apalagi, kata Karna, saat ini Majalengka tengah sibuk menerima kedatangan para investor yang ingin menanamkan modalnya di Majalengka. "Kami berkomitmen bagaimana investor merasa aman, nyaman, dan sejuk melaksanakan investasinya," ucapnya.

Karna menjelaskan, realisasi investasi Kabupaten Majalengka selama dua tahun terus meningkat. Pada 2017 dan 2018, nilai investasi di Majalengka sebesar Rp 551,9miliar dan Rp 1,145triliun. Sedangkan, pada Januari-Agustus 2019, nilai investasi mencapai Rp 1,3triliun.

Sejauh ini, Pemprov Jabar memberikan bantuan program strategis untuk Majalengka, seperti bantuan untuk pembangunan Alun-Alun Majalengka senilai Rp18 miliar dan pengembangan kawasan destinasi wisata. "Sehingga, saat ini, kami sedang memperkuat RTRW yang sedang kami sesuaikan degan RTRW provinsi," kata Karna.

PT Metropolitan Land Tbk (Metland), melalui anak usahanya, PT Sumber Tata Lestari menghadirkan Hotel Horison Ultima Kertajati untuk memenuhi kebutuhan akomodasi penumpang pesawat terbang, serta masyarakat lain yang beraktivitas di BIJB Kertajati.

"Kami merupakan pihak swasta pertama yang turut serta dalam pembangunan pengembangan sarana pendukung Bandara Kertajati atau kawasan airport city," ungkap Presiden Direktur Metland Thomas J Angfendy dalam siaran tertulisnya. [ipe]

#PemprovJabar #RidwanKamil #Pariwisata
BERITA TERKAIT
Abe Talks II Ulas Kontribusi Besar Pariwisata 2030
Macet Buat Pariwisata di Bandung Merugi
Kementan: Ekspor Kakao Olahan Jabar Naik 17,6%
Pemprov Jabar Teken Pengembangan Project Thrive
(Hari Pelantikan Presiden) Commuter Rangkasbitung Hanya Sampai Kebayoran
TomaTomi, Cemilan dari Tomat Sabet UKM Award 2019
Sinergi PHM dan Elnusa Garap Cementing Sumur Rawa

kembali ke atas