EKONOMI

Sabtu, 14 September 2019 | 02:09 WIB

Pemprov Jabar Bina Daerah Kelola Potensi Tambang

Pemprov Jabar Bina Daerah Kelola Potensi Tambang
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Bandung - Pemprov Jawa Barat (Jabar) terus melakukan pembinaan terhadap pemerintah daerag guna penertiban pengelola usaha pertambangan.

Menurut Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Daud Achmad, Jabar memiliki sumber daya mineral yang cukup potensial. Akan tetapi masih diperlukan sinkronisasi atau penyelarasan terhadap beberapa aspek.

Di Jawa Barat sendiri, ada 357 Izin Usaha Pertambangan (IUP) operasi produksi dan 62 IUP operasi produksi khusus dengan jumlah produksi jutaan meter kubik dari beragam jenis bahan galian. Ini menunjukkan bahwa kegiatan pertambangan menjadi sektor vital dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pembangunan baik bagi masyarakat maupun bagi sektor lainnya, kata Daud di Bandung, Jumat (13/9/2019).

Akan tetapi di sisi lain terdapat aspek-aspek yang perlu diperhitungkan, seperti aspek ekonomi, lingkungan, kebijakan, dan kondisi eksternal lainnya. Diskursus antara pertambangan dengan sektor lainnya tersebut kerap terjadi, untuk itu diperlukan upaya-upaya penyelerasan dalam prakteknya, tambahnya.

Selain itu Daud berujar bahwa kegiatan pertambangan harus bisa meminimalkan dampak negatif terhadap sosial dan lingkungan, juga mumpuni dalam penyediaan data dan pelaporan.

Kegiatan pertambangan yang ideal pun harus bisa mempraktikkan kaidah pertambangan yang baik dengan pembinaan, pengawasan, dan pengendalian yang berkelanjutan.

Tambang yang mempunyai visi ke depan yang berwibawa, kata Daud, dikawal dengan regulasi yang aplikatif dan pro rakyat, termonitor secara sistemik, sukses mempraktekan Good Mining Practices (GMP), berkontribusi signifikan dalam pemberdayaan, dan pengembangan masyarakat, memiliki standar kerja yang membudaya, serta mempunyai kelembagaan yang jelas dan transparan.

Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelaku usaha pertambangan di Jawa Barat dapat mendapatkan gambaran atas kebijakan pemerintah pusat mengenai arah kebijakan pertambangan di Indonesia ke depan, harap Daud.

Adapun kegiatan tersebut diikuti sekira 75 peserta meliputi perwakilan dinas dan instansi terkait pertambangan, pemegang izin usaha pertambangan se-Jawa Barat, hingga komunitas mineral.

Kegiatan pembinaan ini diisi dengan presentasi dan diskusi dengan narasumber di antaranya yakni Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Muhammad Wafid, serta Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono. [ipe]

#PemprovJabar #Pertambangan
BERITA TERKAIT
Kementan: Ekspor Kakao Olahan Jabar Naik 17,6%
Pemprov Jabar Teken Pengembangan Project Thrive
Road Map Biofuel Berbasis CPO akan Lebih Lengkap
Ini Dua Proyek Bandara Baru Dukung Wisata Jateng
INDEF: Pilih Menteri BUMN dari Profesional
Tahun Depan B30 Jalan, Bisnis Sawit Makin Cerah
Erick Thohir Diplot Menteri BUMN? PDIP Say No

kembali ke atas