EKONOMI

Sabtu, 14 September 2019 | 12:09 WIB

Perlahan tapi Pasti Jokowi Persulit Industri Rokok

Perlahan tapi Pasti Jokowi Persulit Industri Rokok
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan menyetujui penaikkan cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok, sebesar 23% pada 2020. Bisa jadi banyak industri rokok yang tak ngebul lagi.

Keputusan tersebut dikemukakan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, usai menggelar rapat secara tertutup di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/9/2019). "Kami sudah sampaikan kepada Pak Presiden, dan mendapat pandangan dari Menko Perekonomian, Menko PMK, Menperin, Mentan, dan Pak Wapres, dan Menaker," kata Sri Mulyani.

"Kita semua akhirnya memutuskan untuk kenaikan cukai rokok ditetapkan sebesar 23%," tegas Sri Mulyani yang juga mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.

Dengan kenaikan ini, kata Sri Mulyani, harga jual eceran pun juga mengalami kenaikan menjadi 35%. Keputusan ini akan dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). "Kita akan berlakukan sesuai dengan tadi keputusan Presiden 1 Januari 2020. Dengan demikian kita memulai persiapannya sehingga nanti pemesanan pita cukai bisa dilakukan dalam masa transisi ini," tegas Sri Mulyani. [tar]

#PresidenJokowi #IndustriRokok #Cukai
BERITA TERKAIT
(Jelang Kenaikan Cukai Rokok) Bupati Temanggung Perhatikan Nasib Petani Tembakau
Anang Ingatkan Jokowi Jilid II Jalankan UU Ekraf
Sebelum Susun Tim Ekonomi, Jokowi Disarankan Ini
Jelang Pelantikan Jokowi, BPS Catat Ekspor Anjlok
La Nyalla Sebut Palapa Ring Akselerator Ekonomi
Jokowi Ingin Palapa Ring Muluskan Perdagangan
Bank Dunia: Jokowinomics Jilid II Semakin Gelap

kembali ke atas