NASIONAL

Rabu, 18 September 2019 | 03:18 WIB

Moeldoko: Jokowi Tetap Komitmen Berantas Korupsi

Ahmad Farhan Faris
Moeldoko: Jokowi Tetap Komitmen Berantas Korupsi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko mengatakan disahkannya revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK oleh DPR RI sudah final. Menurut dia, apa yang dihasilkan DPR dalam sebuah proses panjang untuk melakukan revisi UU KPK.

"Jadi walau kritik, masukan dan seterusnya pada akhirnya revisi sekarang ini sudah selesai. Ya saya pikir ini sudah final," kata Moeldoko di Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Jadi, kata dia, karena ini produk hukum yang dihasilkan oleh DPR. Maka, semua masyarakat Indonesia bisa melihat perkembangannya kedepan seperti apa. Terpenting, lanjut dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sama sekali tidak ada niatan dan mencoba untuk melakukan perubahan atas komitmennya memberantas korupsi.

"Itu harus dipahami semuanya, jangan ada pandangan-pandangan yang mikir bahwa Pak Jokowi sekarang berubah, tidak komitmen dan seterusnya. Tidak," ujarnya.

Akan tetapi, Moeldoko mengatakan masyarakat juga pasti paham bahwa UU KPK sudah berusia 17 tahun yang dalam perjalanannya mendapatkan reaksi, kritisan dan berbagai masukan dari segala penjuru. Namun, bukan dari pemerintah dan DPR saja, tapi juga dari lapisan masyarakat.

"Untuk itu, DPR menampung berbagai aspirasi sebagai bentuk wujud akumatif dari semua itu adalah proses politik berakhir dan inisiasi dilakukan di DPR untuk direvisi," jelas dia.

Namun demikian, Moeldoko kembali menegaskan bahwa Presiden Jokowi masih sangat komitmen memberantas korupsi. Buktinya, setelah draft revisi UU KPK dilempar ke pemerintah banyak yang dilakukan perbaikan dengan menerima berbagai masukan-masukan.

"Kalau pemerintah tidak berkomitmen mungkin tidak banyak koreksi, buktinya banyak koreksi pemerintah untuk memberikan masukan, revisi itu. Jadi ini sebuah bukti nyata dari situ, Pak Jokowi muncul sikap komitmennya enggak berubah," tandasnya.[ris]

#Jokowi
BERITA TERKAIT
Jaga Persatuan, Sukseskan Pelantikan Presiden
Menteri, PDIP Ingat Dukung Jokowi Sejak di Solo
Prabowo Ditolak, Istana:Kewenangan Ada di Presiden
(Prabowo Pas Jabat Menhan) Jubir Prabowo: Patriot dan Mantan TNI Tentu Siap
Hormati Pelantikan Jokowi, Unras Rawan Disusupi
Saat Jokowi-JK Berkokok Jelang Perpisahan Kabinet
Ini Beda Komunikasi Jokowi dengan Menterinya

kembali ke atas