EKONOMI

Kamis, 19 September 2019 | 05:09 WIB

Bank Mandiri Guyur Pinjaman US$129 Juta ke Antam

Bank Mandiri Guyur Pinjaman US$129 Juta ke Antam
(Foto: inilahcom/Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Bank Mandiri menggelontorkan pinjaman investasi kepada PT Aneka Tambang (Persero/Antam) sebilai US$129 juta. Dana utangan ini jatuh tempo pada Juni 2024.

Kerja sama dua BUMN bertujuan untuk meningkatkan efisiensi keuangan, tanpa merubah ketentuan dari pinjaman sebelumnya serta memiliki tingkat suku bunga mengambang (floating) yang lebih kompetitif dibandingkan tingkat bunga pinjaman sebelumnya.

Kerja sama antara Bank Mandiri dengan Antam ini, diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama fasilitas pinjaman kredit investasi yang dilakukan Direktur Utama ANTAM, Arie Prabowo Ariotedjo dengan Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Royke Tumilaar di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Dalam rilis kepada media di Jakarta, Arie mengatakan, "Antam menyadari pembangunan kekuatan perusahaan melalui fokus pada pengembangan hilirisasi komoditas inti perusahaan yang berbasis pada nikel, emas dan bauksit."

"Kami senantiasa menjaga kekuatan keuangan Perusahaan melalui inovasi bisnis untuk meningkatkan pendapatan, memastikan kemampuan Perusahaan untuk memenuhi kewajiban serta mendukung pendanaan untuk pertumbuhan perusahaan di masa depan," lanjut Arie.

Dengan tingkat pertumbuhan kinerja keuangan Antam yang semakin solid, kata dia, perseroan mendapatkan fasilitas kredit investasi dengan tingkat suku bunga yang lebih kompetitif. "Hal ini dapat menurunkan beban keuangan perusahaan," tukas Arie.

Sementara Royke Tumilaar mengatakan, dukungan pembiayaan ini merupakan implementasi dari komitmen Perseroan untuk terus memakmurkan negeri melalui sinergi strategis antar BUMN.

Sebagai salah satu pemain utama di sektor pertambangan, ANTAM perlu terus didukung dalam memperkuat kapasitas produksi dalam rangka memenuhi peningkatan kebutuhan industri lokal, serta permintaan pasar internasional. Kami berharap sinergi ini dapat meningkatkan kontribusi kedua BUMN pada pertumbuhan ekonomi nasional, kata Royke.

Penandatanganan kerja sama fasilias pinjaman kredit investasi ini menandai dukungan program-program dan/atau proyek-proyek yang tengah dikembangkan Antam. Saat ini, Antam tengah mengembangkan proyek-proyek hilirisasi strategis di antaranya yaitu Proyek Pengembangan Pabrik Feronikel Halmahera Timur di Maluku Utara yang memiliki kapasitas terpasang sebesar 13.500 ton nikel dalam feronikel per tahun serta Proyek Pembangunan Pabrik Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat, yang akan dikembangkan bersama dengan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) dengan kapasitas tahap pertama sebesar satu juta ton SGAR. [ipe]

#BankMandiri #AnekaTambang #BUMN
BERITA TERKAIT
Realisasikan Sejuta Rumah, Tiga BUMN Bersinergi
Kolaborasi PPI dan IP Garap IPP Jawa & Bangladesh
UBSI Raih Juara Favorit Kompetisi Bisnis I3E 2019
Potensi Swasta Gagal Bayar, Rizal Tantang SMI
Mandiri Karnaval, Puncak GBK Mandiri ISEE FEST
Peran Aktif Bank Pelat Merah Sejahterakan Petani
Rujuk dengan Garuda, Pesawat Sriwijaya Laik Jalan

kembali ke atas