EKONOMI

Kamis, 19 September 2019 | 19:50 WIB

Pertamina Bantu Padamkan Api di Pulau Sumatera

Pertamina Bantu Padamkan Api di Pulau Sumatera

INILAHCOM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) pro aktif dalam menanggulangi bencana yang berakibat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Sumatera.

VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman mengatakan, sejumlah kegiatan dilakukan oleh Pertamina dalam upaya penanggulangan karhutla di Sumatera, salah satunya di Riau. Fajriyah memastikan titik api yang ada di sekitar wilayah operasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sudah terkendali dan fasilitas berjalan dengan normal.

"Sejak 11 September 2019 pihak PHE telah menugaskan 30 personel Tim Operasi Keadaan Darurat (OKD) PHE Kampar yang juga didukung 100 personel TNI untuk menangani Karhutla di sekitar wilayah operasi tersebut," kata Fajriyah, Selasa (17/9/2019).

Peralatan yang digunakan Tim OKD PHE Kampar yakni 2 unit mobil pemadam kebakaran dan 3 unit vacuum truck. Dikatakan Fajriyah, upaya ini juga untuk memastikan bahwa tidak ada titik api yang berada di dekat fasilitas operasi PHE Kampar.

"Hingga kini titik api di sekitar fasilitas operasi PHE Kampar telah dapat dikendalikan dan operasi produksi berjalan normal," kata Fajriyah.

Meski demikian pihak PHE Kampar masih terus memantau kondisi karhutla di sekitar wilayah sumur dan operasi PHE Kampar. Fajriyah juga menegaskan baik personel maupun peralatan yang digunakan untuk penanggulangan bencana ini dalam kondisi baik.

"Meski saat ini tidak ada titik api di dekat wilayah operasi PHE Kampar, tim kami tetap terus memantau potensi timbulnya titik api yang baru dan segera melakukan penindakan," katanya.

Tak hanya di Kampar, pihak Pertamina Refinery Unit (RU) II yang ada di Kota Dumai juga melakukan aksi sosial untuk penanggulangan bencana asap. Pertamina membagikan sejumlah masker kepada masyarakat, terutama kepada anak-anak.

Masker dibagikan kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasi Pertamina RU II yakni di Kelurahan Tanjung Palas dan Jaya Mukti, Kota Dumai. Pembagian masker ini bekerja sama dengan pihak kelurahan dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Tanjung Palas.

"Pembagian masker ini difokuskan kepada anak-anak yang masih berkegiatan di luar ruangan. Tim juga memberikan penyuluhan dan edukasi mengenai bahaya terdampak asap dari karhutla. Apalagi kualitas udara di Kota Dumai pada Kamis (12/9) lalu sempat berada pada angka 288 atau masuk dalam kategori tidak sehat," kata Fajriyah. [ipe]

#Pertamina #KebakaranHutan #Karhutla
BERITA TERKAIT
BBM Satu Harga Tuntas di Intim, Pertamina Emang Ok
PEPC Jalankan Tajak Sumur JTB Bojonegoro
Pertamina Masih Tunggu Valuasi Kilang Cilacap
Bisnisnya Beda, PIMD Bukan Pengganti Petral
Pertamina-Aramco Bahas Valuasi Kilang Cilacap
Pertamina-Aramco Bahas Valuasi Kilang Cilacap
Kartu Kendali, Pertamina Jaga Pasokan Biosolar

kembali ke atas