MOZAIK

Jumat, 20 September 2019 | 21:00 WIB

Syair : Nasib

Syair : Nasib
(Foto: Istimewa)

Empat lelaki menyusur pinggir kali
Nasibnya mengalir bersama air menghilir
Di mana mereka bertemu?
Ke mana mereka kan pergi?

Dalam hati yang mengerti
Menuju ufuk kelabu
Di kuala terbuka
Pabila mereka berangkat
Dan kapan akan kembali?

Telah tetap setiap saat
Menempuh arus waktu
Tidak terhingga
Empat lelaki berdiri di pinggir kali
Nasib bagaikan air: Selalu luput dari genggaman

[Ajip Rosidi]

BERITA TERKAIT
Ucapkan Kata-kata yang Baik Atau Diam!
Forum Pengajian Masyarakat Sebagai Perekat Bangsa
Syair : Puisi Terakhir
Kisah Humor Seorang Anak dan Jubah Sang Ayah
Kisah Doa Seorang Syahid dan Ibunya
Solusi dari Ulama dengan Keindahan Ilmunya
Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan pada Gigi

kembali ke atas