DUNIA

Kamis, 26 September 2019 | 11:30 WIB

Bandara Daxing Setara 98 Lapangan Sepak Bola

Bandara Daxing Setara 98 Lapangan Sepak Bola
(Foto: bbci)

INILAHCOM, Beijing--Bandara baru Beijing yang dibangun dengan biaya US$11 miliar atau Rp155 triliun mulai beroperasi, beberapa hari sebelum peringatan 70 tahun negara China. Bandara baru ini luasnya setara 98 lapangan sepak bola.

Bandara Internasional Daxing di ibu kota China itu secara resmi dibuka Presiden Xi Jinping kemarin, demikian BBC, Kamis (26/9/2019).

Bandara lama Beijing yang kini masih beroperasi adalah airport kedua tersibuk di dunia setelah Atlanta, Amerika Serikat, menurut Airport Council.

Tetapi para pejabat setempat mengatakan bandara baru diperlukan untuk mengurangi beban Bandara Internasional Beijing.

Bandara Daxing, yang punya terminal terbesar dunia dalam satu gedung, diperkirakan akan digunakan oleh sebagian dari 170 juta penumpang yang diproyeksikan akan mendatangi Beijing pada tahun 2025.

Menurut media pemerintah Global Times, tujuh maskapai China mulai beroperasi dari bandara baru tersebut mulai Rabu (25/9/2019).

Maskapai seperti China Southern Airlines dan China Eastern Airlines mulai lepas landas dari Daxing pada pukul 15.45 waktu setempat, lapor China News Service.

Maskapai internasional termasuk British Airways, Cathay Pacific dan Finnair telah mengumumkan jalur penerbangan ke Daxing.

Bandara baru, yang lokasinya sekitar 46 km ke arah selatan Lapangan Tiananmen, dirancang arsitek terkenal Zaha Hadid.

Dengan beroperasinya bandara ini, Beijing menjadi bagian dari sejumlah kota dunia seperti New York dan London yang memiliki dua bandara jarak jauh internasional.

Lebih 100 juta penumpang menggunakan Beijing Capital International Airport yang dibuka pada tahun 1958. [bbclat]

#Bandara #Daxing
BERITA TERKAIT
'Virus Misterius dari China Infeksi Ratusan Orang'
Menlu Korea Utara Dicopot dari Jabatannya
Badai Petir Sebabkan Banjir di Australia
Kutip Pidato Nazi, Menteri Brasil Dipecat
Pria Terpendek di Dunia Wafat dalam Usia 27 Tahun
Guatemala Putuskan Hubungan dengan Venezuela
Suku Asli Hutan Amazon Menentang Presiden Brasil

kembali ke atas