NASIONAL

Minggu, 29 September 2019 | 18:00 WIB

Dibekuk, Begal Payudara Terancam 9 Tahun Bui

Happy CH Karundeng
Dibekuk, Begal Payudara Terancam 9 Tahun Bui
(Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni mengatakan, pihaknya menahan seorang pria bernama Ibnu (20) karena diduga menjadi pelaku perbuatan tidak menyenangkan atau pelecehan seksual. Ibnu ditahan setelah diduga menjadi Begal Payudara. Korbannya adalah GQ, mahasiswi berusia 24 tahun.

"Iya betul. Kami amankan seorang berinisila I dugan begal payudara," katanya, MInggu (29/9/2019).

Ia menjelaskan, Ibnu yang berprofesi sebagai pekerja bangunan ini sebenarnya adalah seorang residivis dalam kasus kasus jambret dua tahun lalu. Namun kepada petugas, pelaku mengaku baru pertama kali melakukan tindakan begal payudara.

Dia mengaku baru pertama kali melakukan aksi cabul tersebut. Sekali pegang, langsung kabur, jelasnya.

Kini, kuli proyek itu harus mendekam di balik jeruji besi Mapolrestabes Surabaya. Dia dijerat pasal 289 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Di kantor polisi, Ibnu pun menceritakan kronologi aksi bejadnya. Saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor bersama adiknya untuk membeli makanan di food court, Keputih, Rabu (25/9/2019) pukul 19.30 WIB.

Kemudian, pelaku berpapasan dengan korban di Perumahan Kertajaya Indah Regency. Melihat paras korban yang cantik, Ibnu kepincut dan tangan jahilnya menyasar ke bagian dada korban. Sebelumnya, korban dipanggil berulang kali oleh pelaku namun tak kunjung merespon. Hingga akhirnya diberhentikan dan tindakan tak terpuji pun dilakukan oleh Ibnu.

Mbak, tolong berhenti sebentar, saya mau minta nomor teleponnya, kata Ibnu di Mapolrestabes Surabaya saat menjelaskan kronologi sebelum melakukan tindakan cabul ke korban, Sabtu (28/9/2019).

Namun sapaan Ibnu bertepuk sebelah tangan. Karena korban justru merespon dengan nada kesal. Sampai akhirnya Ibnu melakukan tindakan tak senonoh. Saya lihat bagian dadanya langsung kepincut dan seketika itu langsung saya colek, terangnya.

Korban pun langsung ketakutan, dia berteriak minta tolong. Walhasil, teriakan kencang itu didengar oleh satpam perumahan tersebut. Seketika itu, Ibnu berusaha melarikan diri. Sedangkan korban bersama adiknya dan satpam perumahan melakukan pengejaran. Dibantu pengendara yang melintas, Ibnu akhirnya berhasil dilumpuhkan. Dia sempat diamankan di Pos Satpam perumahan tersebut. Sampai akhirnya korban diberi saran agar langsung membuat laporan ke polisi. [beritajatim]

#BegalPayudara
BERITA TERKAIT
Menag Akan Temui Jemaah Korban First Travel
Dirut Petrokimia Akui Tak Bahas Proyek dengan Bowo
Golkar Sumbar Sebut Airlangga Figur Penyelamat
Prabowo-Menhan Ghana Bahas Kerja Sama Dua Negara
NAMA Foundation&Wafaa Gelar Program untuk Pelajar
Prabowo Terima Kunjungan Menhan Republik Ghana
UAS & Sukmawati, Andi: Politik Simpan di Lemari

kembali ke atas