TEKNOLOGI

Senin, 07 Oktober 2019 | 20:20 WIB

Kiat Mengatasi Perluasan Ganjil-Genap ala Waze

Ibnu Naufal
Kiat Mengatasi Perluasan Ganjil-Genap ala Waze
(ist)

INILAHCOM, Jakarta - Tidak sedikit warga Jakarta yang risau akan imbas dari perluasan area ganjil-genap terbaru terhadap perjalanan sehari-hari mereka. Waze sebagai perangkat digital yang selalu menyediakan akurasi waktu real-time dan merefleksikan kondisi nyata di jalanan, siap menjadi solusi.

Didukung oleh komunitas berdedikasi yang terdiri dari 500 Map Editor lokal di seluruh Indonesia, Waze memastikan kondisi jalan, destinasi, dan rute yang disarankan selalu diperbarui secara tepat waktu pada aplikasi tersebut, termasuk bagaimana kebijakan perluasan area ganjil-genap berpengaruh terhadap situasi harian lalu lintas kota.

Map Editor secara aktif mencari berbagai rute alternatif selama bepergian di Jakarta, untuk membantu navigasi sesama pengemudi dalam menyiasati lalu lintas akibat peraturan ganjil-genap.

Perluasan peraturan ganjil-genap di Jakarta --yang hanya memperbolehkan kendaraan bernomor akhir genap pada tanggal genap dan sebaliknya untuk tanggal ganjil-- berlaku di sebanyak 25 ruas jalan selama jam sibuk pada hari kerja, yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi lalu lintas kota, kualitas udara serta kondisi lingkungan.

"Waze sangat berterima kasih atas kontribusi Komunitas Waze Indonesia, yang dengan proaktif telah melakukan perbaruan pada 25 ruas jalan di Jakarta yang terkena dampak perluasan peraturan ganjil-genap. Cukup dengan memilih destinasi dan mendaftarkan nomor kendaraan, pengguna Waze saat ini akan dibantu dengan rute-rute tercepat dan paling efisien di seluruh Jakarta dan Indonesia," kata Marlin R. Siahaan, Country Manager Waze Indonesia dalam keterangan tertulisnya kepada INILAHCOM.

"Waze selalu berupaya menjadi solusi navigasi yang mudah dan senantiasa membantu pengemudi. Kami ingin memberikan pengalaman berkendara terbaik bagi para pengguna, sehingga mereka merasa tenang tanpa harus khawatir diarahkan ke rute yang salah," imbuh dia.

Menurut seorang penyelia Komunitas Waze Indonesia, Christian Iskandar, sebelum pelaksanaan kebijakan perluasan ganjil-genap, para Map Editor telah melakukan perbaruan peta di aplikasi Waze berdasarkan informasi awal yang dikumpulkan dari media. Namun, perbaruan ini terlebih dahulu tetap dikunci karena masih dalam tahap sosialisasi.

Ketika kebijakan tersebut telah resmi diberlakukan, maka semua perbaruan tersebut langsung dibuka dan seluruh pengguna Waze dapat melihatnya, serta dapat menghindari rute-rute tertentu hanya dengan memasukkan dua angka terakhir dari nomor kendaraan mereka.

Komunitas Waze Indonesia --yang seluruhnya terdiri dari sukarelawan-- juga melakukan beberapa percobaan peningkatan navigasi untuk mencari rute terbaik dengan waktu tercepat.

Semua perbaruan jalan yang dilakukan oleh para Map Editor pada dasarnya mengikuti regulasi lalu lintas yang diberlakukan oleh pemerintah setempat, termasuk perluasan terbaru kebijakan ganjil-genap.

"Berkat para Map Editor, peta Waze selalu diperbarui, menggambarkan kondisi jalanan terkini, untuk menyiasati jalanan Jakarta dan kebijakan ganjil-genap," ujar Marlin.

"Pengemudi yang menggunakan Waze dapat memastikan bahwa mereka berkendara dengan aman, sesuai peraturan dan yang terpenting menghindari lalu lintas yang buruk," pungkasnya. [ikh]

#Waze
BERITA TERKAIT
Makna Pahlawan bagi Aplikasi Navigasi Waze
Football Manager 2020 Kini Hadir di Android & iOS
Marcus Gideon Jadi Pembeli Pertama Toyota GR Supra
AS Kembali Perpanjang Izin Bisnis Huawei 90 Hari
Xiaomi Umumkan Teknologi Peringatan Bahaya Gempa
Perancang Ivan Gunawan Bikin Game Bertema Fesyen
Kini Belanja Online Logam Mulia Emas Semakin Aman

kembali ke atas