PASAR MODAL

Rabu, 09 Oktober 2019 | 17:01 WIB

Bursa Saham AS Berpotensi Naik

Wahid Ma'ruf
Bursa Saham AS Berpotensi Naik
(Istimewa)

INILAHCOM, New York - Indeks saham berjangka AS melonjak pada Rabu pagi (9/10/2019) karena laporan Bloomberg yang mengatakan bahwa China terbuka untuk menyetujui kesepakatan perdagangan parsial dengan AS.

Sekitar 5:40 ET, Dow futures menunjukkan pembukaan positif sekitar 200 poin. Futures pada S&P dan Nasdaq keduanya lebih tinggi juga seperti mengutip cnbc.com.

Fokus pasar sebagian besar selaras dengan perkembangan perdagangan global, dengan negosiator tingkat tinggi dari AS dan China siap untuk bertemu untuk putaran baru pembicaraan di Washington, D.C., pada hari Kamis.

Mengutip seorang pejabat dengan pengetahuan langsung tentang perundingan, Bloomberg melaporkan bahwa China siap menerima kesepakatan perdagangan parsial selama tidak ada lagi tarif yang dikenakan oleh Presiden Donald Trump, seperti mengutip cnbc.com.

Presiden Trump mengatakan tarif impor Tiongkok akan meningkat pada 15 Oktober jika tidak ada kemajuan dalam negosiasi perdagangan bilateral.

Dua negara ekonomi terbesar di dunia telah memberlakukan tarif barang-barang satu sama lain bernilai miliaran dolar sejak awal 2018, menghancurkan pasar keuangan dan memburuknya sentimen bisnis dan konsumen.

Perselisihan yang telah berlangsung lama perlahan-lahan berkembang melampaui kebijakan perdagangan, memperburuk kekhawatiran tentang kerusakan lebih lanjut pada ekonomi global yang rapuh.

Yang pasti, pembatasan visa A.S. pada pejabat Cina dan penambahan lebih banyak perusahaan Cina ke daftar hitam perdagangan A.S. minggu ini telah mengurangi harapan tipis gencatan senjata perdagangan.

Investor menunggu data tentang nomor aplikasi hipotek mingguan diperkirakan keluar pukul 7 pagi ET, dan angka perdagangan grosir untuk bulan Agustus dan data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) untuk bulan Agustus akan dirilis pada sekitar pukul 10 pagi waktu ET.

#BursaSaham #DolarAS #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
(Kabinet Kerja Jilid II) Dari Mana Jokowi Gerakkan Ekonomi?
Bursa Saham Eropa di Jalur Penguatan
Yuan China Kian Naik Jelang Negosiasi dengan AS
IHSG Kurangi Kenaikan Jadi 0,1% ke 6.206
Inilah Alasan BEI Beri Sanksi PT JIHD
Bursa Saham Asia Naik Cerna Negosiasi AS-China
Saat Ini Orang Kaya Global Kuasai US$158,3 Triliun

kembali ke atas