PASAR MODAL

Minggu, 13 Oktober 2019 | 00:17 WIB

AS Tangguhkan Kenaikan Tarif Impor 30% ke China

Wahid Ma'ruf
AS Tangguhkan Kenaikan Tarif Impor 30% ke China
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Washington - Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin mengatakan pada hari Jumat (11/10/2019) bahwa tarif yang dijadwalkan untuk mengurangi impor barang-barang China pekan depan tidak akan berlaku.

Pengumuman itu muncul ketika Presiden Donald Trump mengatakan ada "kesepakatan fase satu yang sangat substansial" antara kedua negara adidaya setelah pembicaraan tingkat tinggi pekan ini.

AS sebelumnya mengancam akan menaikkan bea atas barang-barang Tiongkok senilai US$250 miliar dari 25% menjadi 30% pada hari Selasa (8/10/2019) seperti mengutip cnbc.com.

Pengumuman hari Jumat tidak ada kaitannya pada kenaikan tarif terpisah yang akan dimulai pada 15 Desember, Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer mengatakan. Tarif tersebut akan berlaku pada tingkat 15% hingga US$160 miliar impor Tiongkok.

Tarif yang diberlakukan pada bulan September pada berbagai barang konsumen akan tetap berlaku. Tarif tersebut, sebesar 15%, berlaku untuk barang-barang Tiongkok senilai sekitar US$112 miliar.

Presiden dan Mnuchin menyampaikan berita dari Kantor Oval bersama Wakil Perdana Menteri China, Liu He, mendukung indeks utama ke tertinggi sesi mereka. Saham menarik kembali setelah presiden membuka kemungkinan tarif di masa depan.

#BursaSaham #DolarAS #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
Harga Minyak Berjangka Berakhir Terbatas
Inilah Pemicu Harga Emas Berjangka Jatuh
Ini Tuduhan Terbaru Trump tentang Kecurangan China
Bursa Saham AS Kurang Yakin Pernyataan Trump
China Bisa Segera Luncurkan Uang Digital
Bursa Saham AS Tunggu Pidato Trump
Inilah Penggerak Bursa Saham Asia

kembali ke atas