TEKNOLOGI

Selasa, 15 Oktober 2019 | 04:30 WIB

JavaMifi Serius Garap Vietnam

JavaMifi Serius Garap Vietnam
(ist)

INILAHCOM, Hanoi - Vietnam telah menjadi negara dengan pertumbuhan pariwisata tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Setiap tahunnya, kunjungan wisatawan mancanegara ke Vietnam selalu mengalami peningkatan.

Vietnam National Administration of Tourism mencatat sebanyak 15,4 juta wisatawan berkunjung pada tahun 2018 atau meningkat sebesar 19,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Data juga menunjukkan wisatawan Indonesia telah memasukkan Vietnam sebagai salah satu destinasi wisata mereka. Sepanjang 2018 lalu, tercatat 88 ribu wisatawan Indonesia berkunjung ke negara pemilik destinasi eksotik Halong Bay tersebut.

Bahkan di kuartal pertama 2019 ini, 36 ribu wisatawan Indonesia telah mengunjungi Vietnam dan diperkirakan akan terus bertambah mencapai 100 ribu orang seperti ditargetkan Pemerintah Vietnam.

Melihat potensi besar tersebut, JavaMifi, sebagai pelaku industri rental travel WiFi internasional di Indonesia, meresmikan kerja sama dengan perusahaan lokal di Vietnam, iNet Solution Corporation.

Vietnam menjadi negara ketiga yang dipilih JavaMifi di Asia setelah Jepang dan Thailand dengan konsep kerjasama untuk menguatkan layanan lokal demi menghadirkan kualitas layanan rental travel WiFi terbaik bagi wisatawan inbound maupun outbound Vietnam.

Penandatanganan kesepakatan yang dilakukan di Kantor iNet Solution Corporation, di Hanoi, Vietnam diwakili Suhartanto Raharjo dan Arindro Nugroho selaku Co-Founder dan General Manager dari JavaMifi, sedangkan iNet Solution Corporation diwakili oleh Tran Duc Luong selaku Vice Director.

Kerja sama ini diharapkan memudahkan wisatawan Indonesia yang akan berlibur ke Vietnam maupun sebaliknya untuk mendapat layanan rental WiFi terbaik dengan koneksi jaringan 4G unlimited.

Tak hanya dari segi koneksi, pelanggan juga akan dimanjakan dengan kemudahan dalam mendapatkan modem JavaMifi yang dapat diambil di Airport Hanoi dan Ho Chi Minh maupun dikirim langsung ke alamat penginapan atau rumah pelanggan.

Selain itu selama perjalanan, pengguna yang memerlukan bantuan teknis terkait perangkatnya akan dilayani secara total oleh local support JavaMifi di Vietnam.

"Kami senang JavaMifi sebagai penyedia travel WiFi terbesar di Indonesia memilih kami sebagai bagian dalam peningkatan pelayanan bagi wisatawan dan pengguna JavaMifi dari Indonesia yang hendak mengunjungi Vietnam. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi nilai lebih juga untuk menjadikan Vietnam sebagai pilihan destinasi liburan tidak hanya wisatawan dari Indonesia tapi juga negara Asia lainnya," ucap Tran Duc Luong.

Tak tanggung-tanggung dalam upayanya memberikan pelayanan yang lebih baik, JavaMifi yang sebelumnya juga telah membuka layanan di Jepang dan Thailand untuk melayani pelanggan dari Indonesia ketika bepergian ke kedua negara tersebut, kini membebaskan semua pelanggan dari biaya deposit bagi mereka yang memesan perangkat JavaMifi.

Fitur sewa tanpa deposit ini dapat dinikmati semua pelanggan yang melakukan pemesanan melalui website maupun kantor cabang JavaMifi. Pelanggan hanya perlu membayar sesuai dengan tarif yang diberlakukan di setiap negara tujuan masing-masing.

"Menjelang penghujung tahun, kami melihat kemungkinan besar wisatawan akan memilih Vietnam sebagai destinasi liburan. Harapan kami kerja sama dengan iNet Solution Corporation ini dapat mengukuhkan JavaMifi sebagai satu-satunya layanan penyedia rental travel WiFi dari Indonesia yang fokus pada kenyamanan wisatawan terutama di Asia Tenggara," kata Andintya Maris, Founder JavaMifi.

"Selain itu, sebagai yang pertama memberikan layanan tanpa deposit, kami harapkan setiap pelanggan akan mendapatkan kenyamanan ekstra," pungkasnya. [ikh]

#JavaMifi #rentalWiFi #Vietnam #pariwisata
BERITA TERKAIT
JavaMifi Fokus Garap Pasar Turis Asal Jepang
Gaet Softbank, JavaMifi Fokus Pikat Turis Jepang
Jurus Facebook Giatkan Gerakan Literasi Digital
Samsung Galaxy S11 Batal Pakai Waterfall Display?
Google Resmi Luncurkan Layanan Cloud Gaming Stadia
(Dalam Periode 6 Bulan Terakhir) Facebook Sudah Hapus 3,2 Miliar Akun Palsu
(Sepanjang 2019) TikTok Lebih Banyak Diunduh Ketimbang FB dan IG

kembali ke atas