HIBURAN

Minggu, 20 Oktober 2019 | 08:45 WIB

Lo Ban Teng Padukan Bintang Indonesia dan Tiongkok

Mia Umi Kartikawati
Lo Ban Teng Padukan Bintang Indonesia dan Tiongkok

INILAHCOM, Jakarta - Film kungfu bertajuk Lo Ban Teng yang diproduseri Aktor sekaligus Produser Ki Kusumo bakal digarap dalam waktu dekat.

Ki Kusumo menjelaskan, fim tersebut mebjadi karya film termahalnya karena mengambil tiga lokasi sekaligus. Yaitu di Tiongkok, Semarang dan Jakarta.

Lebih dari itu, Film Lo Ban Teng merupakan film perpaduan antara bintang-bintang dari Indonesia dan Tiongkok.

Jadi saya gabungkan antara aktor dan aktris Indonesia dengan Tiongkok, ada bintang impor, jelas Ki Kusumo di Jakarta, baru - baru ini.

Bahkan untuk sutradara dan kru film ini nantinya ada yang direkrut dari Hongkong.

Makanya pasar Film Lo Ban Teng tidak hanya untuk di dalam negeri, namun juga mancanegara, sambung Bintang Film The Police Movie ini.

Lo Ban Teng berkisah tentang seorang pemuda dari Desa Ciobee, Hokkian. Di desa tersebut dia bersama keluarganya adalah pendatang. Ayahnya, Lo Ka Liong membuka usaha arak bernama Kim Oen Hap. Sejak umur 14 tahun, Lo Ban Teng sudah belajar kungfu pada seorang guru di desanya.

Merasa cukup ampuh, dia petantang petenteng di depan segerombolan pemuda dan menantang berkelahi. Sayangnya bukan menjadi orang paling terakhir berdiri, Lo Ban Teng justru babak belur dihajar habis-habisan.

Dasar kepala batu, selepas kejadian tersebut keinginannya untuk belajar kungfu justru makin kuat. Ayahnya was-was dengan ambisi Lo Ban Teng.

Usia 17 tahun, Lo Ban Teng dikirim ayahnya ke Kampung Selan, Semarang Jawa Tengah. Disana, dia hanya bertahan 7 bulan. Lo Ban Teng memutuskan kembali ke Tiongkok.

Sekembalinya dari Semarang, Lo Ban Teng mendengar tentang adanya ilmu gingkang atau melompat melebihi tinggi tubuhnya hingga ke atas genteng. Sejak saat itu dia kembali menekuni kungfu lagi.

Dia mengabdi pada guru tua kerempeng bernama Yoe Tjoen Gan, hingga menemukan rahasia teknik pukulan dahsyat, Kuntao Ho Yong Pay.

Ketika gurunya meninggal, Lo Ban Teng tetap belajar kungfu pada guru yang lain. Lo Ban Teng tak mengenal lelah untuk terus berguru dan belajar kungfu hingga ilmu-ilmu lainnya. Termasuk mengobati orang.

Dari sanalah, akhirnya Lo Ban Teng dikenal sebagai sinshe yang tersohor, di samping ahli dalam ilmu bela diri. Niatnya, untuk menolong orang.

Untuk genre Film Lo Ban Teng adalah action. Targetnya tahun 2020 sudah tayang di bioskop.

Film ini benar-benar film action, dari awal sampai akhir adalah adegan perkelahian mendebarkan, tutup Ki Kusumo.(tka)

#film #indonesia #tiongkok
BERITA TERKAIT
Indonesian Idol Junior Rilis Mimpiku Jadi Nyata
ADI 2019 Sukses Digelar
Kini Bisa Lebih Nyaman Nonton Film
Jatiluhur Jazz Festival 2019, Jazz di Atas Waduk
Ivan Gunawan Dekatkan Diri ke Penggemar Via Games
Setialah Denganku, Ratu Meta Gandeng Andi Merpati
Rebecca Reijman Nekat Syuting Klip di Bantargebang

kembali ke atas