DUNIA

Kamis, 24 Oktober 2019 | 09:45 WIB

Raja Thailand Pecat 6 Pejabat "Teramat Jahat"

Raja Thailand Pecat 6 Pejabat "Teramat Jahat"
Raja Thailand, Vajiralongkorn (Foto: BBC)

INILAHCOM, Bangkok--Raja Thailand, Vajiralongkorn, memecat enam pejabat karena perilaku "teramat jahat"--beberapa hari setelah mencopot semua gelar kerajaan yang tadinya diberikan kepada selirnya dengan alasan "bertindak tidak pantas dan tidak setia terhadap kerajaan".

Dari enam pejabat yang dipecat, di antaranya terdapat seorang perempuan dan dua penjaga kerajaan.

Ada pula pejabat senior kepolisian, yaitu Letnan Jenderal Sakolket Chantra yang bertugas di Badan Rumah Tangga Kerajaan.

"Mereka telah melanggar tata cara perilaku melalui tindakan teramat jahat dengan mengeksploitasi jabatan resmi untuk keuntungan orang lain dan mereka sendiri," sebut pengumuman Royal Gazette, seperti dilaporkan BBC, Kamis (24/10/2019).

"Mereka juga tidak mematuhi aturan kerajaan yang telah sangat merusak urusan kerajaan," imbuh pengumuman tersebut.

Pemecatan ini mengemuka setelah Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, pada Senin (21/10/2019) mendadak mencopot semua gelar kerajaan yang tadinya diberikan kepada selirnya, Sineenat Wongvajirapakdi.

Pencopotan dilakukan tiga bulan setelah perempuan berusia 34 tahun itu diangkat secara resmi menjadi selir raja.

Pengumuman yang dikeluarkan kerajaan menyebutkan, Sineenat "ambisius dan mencoba memposisikan diri sebagai ratu". Dikatakan pula bahwa Sineenat "bertindak tidak pantas dan tidak berterima kasih".

Raja Vajiralongkorn memberikan gelar kepada Sineenat di bulan Juli, dua bulan setelah pernikahannya dengan Ratu Suthida, istri keempatnya.

Thailand mempunyai hukum lese majeste yang akan mempidanakan individu yang mengritik raja atau kerajaan. [bbc/lat]

#Raja #Thailand #Pecat #Pejabat
BERITA TERKAIT
Inggris Beri Hukuman Lebih Berat bagi Teroris
Kerusuhan di Irak, 4 Pedemo dan 2 Polisi Tewas
Honduras: Hizbullah Adalah Organisasi Teroris
PM Spanyol Segera Bertemu Pemimpin Catalunya
Orang Keempat Kasus Pneumonia di Wuhan Meninggal
Banjir Air Mendidih di Rusia Tewaskan 5 Orang
Pengacara Trump Desak Senat Tolak Pemakzulan

kembali ke atas