PASAR MODAL

Senin, 28 Oktober 2019 | 19:33 WIB

PT Matahari Department Store Catat Laba Rp1,18 T

Wahid Ma'ruf
PT Matahari Department Store Catat Laba Rp1,18 T
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mencatat laba bersih sebesar Rp1,187 triliun per 30 September 2019. Dengan pendapatan bersih meningkat 0,7% menjadi Rp7,8 triliun.

Perseroan mencatat penjualan kotor sebesar Rp13,8 triliun untuk sembilan bulan yang berakhir pada September 2019, atau naik 1,5% dari atas Rp13,6 triliun. Sementara Same store sales growth (SSSG) sebesar 0,5% dan atau setara dengan 8,6% dari penjualan.

Pengelola pusat perbelanjaan Matahari ini, sekarang mengoperasikan 166 gerai di 75 kota di seluruh Indonesia. Meskipun terdapatlingkungan ritel yang kompetitif, kami mampu mencapai pertumbuhan penjualan yang positif," kata Richard Gibson, CEO dan Wakil Presiden Direktur Perusahaan.

"Basis pelanggan loyalitas aktif kami, yang kini berjumlah 7,9 juta, telah tumbuh lebih dari 15% dari periode yang sama tahun lalu, yang kami yakini merupakan bukti kekuatan kami yang secara konsisten memberikan nilai yang luar biasa."

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) didirikan tanggal 01 April 1982 dengan nama PT Stephens Utama International Leasing Corp dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1982.

LPPF beberapa kali melakukan perubahan nama, antara lain:
PT Stephens Utama International Leasing Corp
Pacific Utama Tbk
Matahari Department Store Tbk

Pada tahun 2011 Matahari Department Store Tbk / LPPF melakukan penggabungan usaha (Merger) dengan PT Meadow Indonesia.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Matahari Department Store Tbk adalah Multipolar Tbk (MLPL) (20,48%). Saham publik seri C sebesar 78%, saham publik serti B ebesar 3,8% dan saham publik seri A sebesar 0,01%.

Kegiatan LPPF bergerak dalam usaha jaringan gerai serba ada yang menyediakan berbagai macam barang seperti pakaian, aksesoris, tas, sepatu, kosmetik, peralatan rumah tangga dan mainan serta jasa konsultan manajemen. Matahari Department Store memiliki 142 gerai yang tersebar di kota-kota besar Indonesia.

Pada tahun 1989, LPPF memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham LPPF (IPO) kepada masyarakat sebanyak 2.140.000 dengan nilai nominal Rp1.000 per saham dengan harga penawaran Rp7.900 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 09 Oktober 1989.

Pada perdagangan Senin sore, saham LPPF berakhir di Rp3.890 per saham dari pembukaan di Rp3.750 per saham.

#LPPF #MatahariDepartmentStore #Kuartal32019
BERITA TERKAIT
Bursa Saham AS dalam Tren Pelemahan Sejak Oktober
Bursa Saham Eropa Coba Tembus Area Positif
PT Chandra Asri Cari Rp750 M di Pasar Obligasi
Koronavirus Bisa Gulung Bisnis di Kawasan Asia
Ketakutan Koronavirus Terus Terjadi di Bursa Asia
Bursa Saham AS di Level Terburuk
BTN Terbitkan Junior Global Bond US$300 Juta

kembali ke atas