DUNIA

Kamis, 31 Oktober 2019 | 09:09 WIB

Davos di Padang Pasir, Saudi Menyedot Para Bos

Davos di Padang Pasir, Saudi Menyedot Para Bos
(bbc)

INILAHCOM, Riyadh--Arab Saudi menarik perhatian pemuka bisnis dan politik pada acara forum investasi Future Investment Initiative yang sering disebut "Davos di Padang Pasir", termasuk pihak-pihak yang tidak hadir tahun lalu sebagai bentuk protes atas pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

Acara di ibu kota Riyadh tersebut dihadiri Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin yang tahun lalu membatalkan kehadirannya.

Pihak-pihak lain yang juga mengubah pandangannya sejak saat itu di antaranya adalah para bos Credit Suisse, Blackstone dan BlackRock.

John Flint dari HSBC menarik diri pada tahun 2018, tetapi pimpinan sementaranya Noel Quinn kali ini menghadiri acara itu.

Future Investment Initiative diadakan untuk ketiga kalinya dan dipandang sebagai acara investasi tahunan penting yang digelar oleh kerajaan Saudi.

Forum ini diorganisir Dana Investasi Masyarakat Arab Saudi, dan tidak ada hubungannya dengan World Economic Forum, acara tahunan di tempat peristirahatan Swiss, Davos.

Acara di Saudi ini diwarnai kontroversi tahun lalu di tengah-tengah protes terhadap pembunuhan wartawan Arab Saudi yang kritis terhadap pemerintah, Jamal Khashoggi, di dalam konsulat kerajaan itu di Istanbul oleh sekelompok agen Saudi.

Pada hari Selasa (29/10/2019), hari pertama dalam acara tiga hari, terdapat tiga peserta yang hadir padahal tahun lalu menarik diri di saat-saat terakhir. Pertama, Stephen Schwarzman (pimpinan Blackstone Group), Tidjane Thiam (pimpinan Credit Suisse), dan Larry Fink (pimpinan BlackRock).

Nama besar lain yang masuk dalam daftar pembicara adalah Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden World Bank David Malpass dan menantu Presiden AS, Jared Kushner.

Tidak semua sektor bisnis kembali ke Saudi. Pimpinan Uber Dara Khosrowshahi mengundurkan diri tahun lalu dan perusahaan teknologi besar ini juga tidak hadir tahun ini.

Forum ini diadakan di tengah ketidakpastian terkait dengan waktu rencana penawaran sebagian saham dari perusahaan minyak raksasa Saudi, Aramco.

Di hadapan peserta forum pada Rabu (30/10/2019) kemarin, Menteri Energi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan penawaran saham itu akan dilakukan "segera" seraya menambahkan bahwa pemilihan waktu penawaran saham sepenuhnya ditentukan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman. [bbc/lat]

#Saudi #Menyedot #Para #Bos
BERITA TERKAIT
PM Baru Finlandia, Pemimpin Termuda di Dunia
Gunung Selandia Baru Meletus: 5 Tewas, 8 Hilang
Pemerkosa Berantai Dihukum 33 Kali Seumur Hidup
Rohingya Tuntut Keadilan di Mahkamah Internasional
(Selandia Baru) Gunung Api Meletus, 100 Orang Tak Jelas Nasibnya
Nadler Sebut "Kasus Kuat" untuk Memakzulkan Trump
Presiden Iran Ajukan Anggaran Melawan Sanksi

kembali ke atas