GAYA HIDUP

Senin, 04 November 2019 | 10:20 WIB

Anggaran Lem Aibon Bisa untuk Program Gizi Anak?

Mia Umi Kartikawati
Anggaran Lem Aibon Bisa untuk Program Gizi Anak?
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Belakangan masyarakat dihebohkan anggaran Lem Aibon Rp.82 Miliar. Menurut Arie Tuanggoro Direktur LBH Pendidikan dan Ketua DPC IKADIN Jakarta Timur, anggaran itu bisa untuk tingkatkan program gizi.

"Lebih baik anggaran fantastik lem aica aibon dan ballpoint itu dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan ribuan guru - guru honorer DKI atau peningkatan program makanan tambahan bergizi tidak hanya di level sekolah dasar tetapi bisa di level SMP bahkan SMU/SMK sederajat," kata Arie Tuanggoro, Jakarta, Selasa, (04/11/2019).

Diketahui, ada sejumlah anggaran yan dinilai bermasalah dalam KUA-PPAS DKI 2020. Seperti, pembelian lem aibon sebesar Rp 82 miliar yang diunggah oleh Sudin Pendidikan Jakarta Barat dan anggaran pembelian ballpoint sebesar Rp 123 miliar yang diunggah Sudin Pendidikan Jakarta Timur.

"Cukup mengejutkan walau angka - angka tersebut masih berupa estimasi dan masih dibutuhkan pembahasan lebih lanjut hingga di sahkan sebagai APBD DKI definitif," tambahnya.

Dia menambahkan sikap cepat dan responsif Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan mengumpulkan dan mengevaluasi bersama seluruh jajarannya secara internal wajib diapresiasi.

"Kita apresiasi karena hal tersebut menunjukan strong leadership dan keseriusan beliau dalam memimpin mengelola DKI Jakarta. Kami sebagai bagian dari stakeholder pendidikan yakin Pak Gubernur taat mengikuti Permendagri No 33 tahun 2019,"ungkapnya. (tka)

#anggaran #lem #aibon #gizi #anak
BERITA TERKAIT
(Hari Anak Sedunia) Manfaat Kegiatan Seni untuk Anak dengan Autisme
(Hari Anak Sedunia) Hanya Sedikit Anak Autisme Dapat Hidup Mandiri
(Hari Anak Sedunia) Pentingnya Seni untuk Tumbuh Kembang Anak Autisme
Tips, Cara Mengatasi Diabetes pada Anak
(Hari Anak Sedunia) Waspada, Ini Gejala Diabetes pada Anak
(Hari Anak Sedunia) Waspada, Diabetes juga Bisa Menyerang Anak
Perhatian Orangtua Ketika Memilih Mainan Anak

kembali ke atas