BOLA

Senin, 04 November 2019 | 20:15 WIB

Jadi Sasaran Rasisme, Ini Respons Balotelli

Arif Budiwinarto
Jadi Sasaran Rasisme, Ini Respons Balotelli
(gettyimages)

INILAHCOM, Jakarta - Mario Balotelli sempat menolak bermain usai mendapat perlakuan rasis dari suporter lawan. Ia kemudian membalasnya dengan sebuah selebrasi gol.

Balotelli main sebagai starter saat Bresica bertamu ke kandang Hellas Verona, Stadion Marcantonio Bentegodi, Minggu (3/11/2019) kemarin. Pada laga yang berkesudahan 2-1 bagi kemenangan Verona, fans tuan rumah melontarkan nyanyian serta chants berbau rasisme ke arah Balotelli pada babak pertama.

Jelang kickoff babak kedua, aksi fans Verona tak berhenti. Mereka menirukan suara monyet sesaat mengetahui Balotelli masuk ke dalam lapangan. Kesal dengan perlakuan fans Verona, Balotelli mengambil bola dari titik tengah dan menendangnya ke arah tribun penonton.

Bahkan, penyerang 27 tahun menolak bermain dengan berusaha kembali ke pinggir lapangan. Setelah ditenangkan oleh wasit Maurizio Mariani yang merupakan penggagas protokol anti-rasieme Balotelli mau melanjutkan pertandingan sampai laga usai.

Pada laga itu, Balotelli mencetak gol pada menit ke-85 yang menipiskan skor jadi 2-1 setelah terlebih dulu tertinggal dari Verona lewat gol Eddie Salcedo (50') dan Matteo Pessina (81'). Usai membobol gawang Verona, Balotelliberlari ke depan tribun fans tuan rumah seraya membentangkan kedua tangannya.

Lewat unggahan Instastories, mantan penyerang AC Milan dan Liverpool itu membagikan video singkat aksi rasisme yang dilakukan fans Hellas Verona. Ia juga menuliskan ucapan terima kasih kepada rekan setim dan pesepakbola yang memberikan dukungan moril kepadanya.

"Orang-orang di curva (tribun) ini membuat suara-suara monyet. Anda memalukan. Anda Memalukan. Anda memalukan."

"Di depan anak, istri, rekan, orang tua dan sejawat, Anda melakukan itu, memalukan!," demikian tulisan Balotteli pada unggahan videonya.

"Terima kasih kepada semua rekan di dalam maupun luar lapangan untuk solidaritasnya untuk saya, dan semua pesan yang saya terima dari fans."

"Terima kasih banyak. Anda membuktikan sebagai pria sejati bukan seperti mereka yang menyanggah kebenaran," ia menambahkan.

Tulisan Balotelli tersebut menyindir pernyataan pemilik Hellas Verona, Ivan Juric, yang mengaku tidak mendengar adanya teriakan ataupun nyanyian rasis sepanjang laga melawan Brescia.

"Hari ini saya tidak mendengar apapun (nyayian rasis). Kami tidak membuat masalah yang sebenarnya tidak ada," kata Juric.

Kasus rasisme di Liga Serie A Italia 2019-2020 menjadi sorotan tajam FIGC. Sebelumnya, penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku, juga mendapat perlakuan serupa dari fans Cagliari. Namun, panel hukum tidak menemukan cukup bukti untuk memberikan sanksi kepada Cagliari.

Sumber: BBC

#LigaItalia #Bresica #Balotelli
BERITA TERKAIT
Gattuso Bakal Latih Napoli, Ancelotti ke Arsenal?
Kemenangan Beruntun Pertama Milan Sejak September
AC Milan Menang di Kandang Bologna
(Jelang Inter Milan vs AS Roma) Lukaku: Headline Corriere Panaskan Isu Rasisme
Ibra Sepakat Kembali ke AC Milan?
Terakhir Kali Capolista Inter Raih Treble Winners
Conte: Inter Tak Bisa Santai Hadapi SPAL

kembali ke atas