NASIONAL

Selasa, 05 November 2019 | 05:18 WIB
(Kasus Suap Impor Bawang)

KPK Perpanjang Masa Tahanan I Nyoman Dhamantra

KPK Perpanjang Masa Tahanan I Nyoman Dhamantra
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019, I Nyoman Dhamantra (INY) memperpanjang 'masa inapnya' didiperpanjang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Perpanjangan dilakukan selama 30 hari sejak 6 November hingga 5 Desember 2019," kata Juru bicara KPK, Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Senin (4/11/2019).

Dalam kasus ini, KPK juga menetapkan lima tersangka lain, yakni asisten Nyoman, Mirawati Basri dan unsur swasta Elviyanto yang diduga penerima suap. Sedangkan pemberi suap ialah Chandry Suanda, Doddy Wahyudi, dan Zulfikar dari unsur swasta.

KPK menduga Chandry meminjam uang kepada Zulfikar sebesar Rp 2,1 miliar untuk melunasi kesepakatan pembayaran fee senilai Rp 3,6 miliar untuk Nyoman karena telah menuliskan pembuatan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dan Surat Persetujuan Impor (SPI) dari Kementerian Perdagangan.

Fee tersebut disepakati dalam pertemuan para tersangka, di mana Nyoman akan mendapat komitmen fee sebesar Rp 1.700 hingga Rp 1.800 dari setiap kilogram bawang putih yang diimpor.[Ivs].

#KPK #Tersangka #Penahanan #ImporBawang
BERITA TERKAIT
KPK Bakal Bongkar Pejabat Garuda Yang Terlibat
Eks Presdir Lippo Cikarang Berlindung ke Presiden
KPK Perpanjang Tahanan Eks Presdir Lippo Cikarang
KPK Periksa GM Hyundai & Direktur PT King Property
KPK Minta Garuda Jelaskan Soal Onderdil "Gelap"
KPK Kecewa MA Kabulkan Kasasi Idrus Marham
Gubernur Kepri Didakwa Terima Suap Dan Gratifikasi

kembali ke atas