HIBURAN

Rabu, 06 November 2019 | 05:31 WIB
(Teater "Panembahan Reso")

Karya Master Pieces WS Rendra Kembali Dipentaskan

Aris Danu
Karya Master Pieces WS Rendra Kembali Dipentaskan
(Foto: Inilahcom/Aris DC)

INILAH.COM, Jakarta - Teater berjudul "Panembahan Reso" yang merupakan karya master pieces atau mahakarya penyair WS Rendra akan dipentaskan kembali pada 25 dan 26 Januari 2020 di Teater Ciputra Artpreneur Jakarta.

Mahakarya penyair kenamaan Tanah Air ini dinilai masih relevan hingga saat ini meski sudah berlalu selama 34 tahun silam. "Panembahan Reso" pertama kali dipentaskan oleh Bengkel Teater Rendra pada 26 dan 27 Agustus 1986. Teater ini merupakan kritik Rendra terhadap praktik kekuasaan Orde Baru yang represif.

"Karya ini masih sangat relevan dengan situasi saat ini, karya ini adalah hasil dari sebuah kesaksian seorang Rendra sebagai seniman, yang saat itu tidak diuntungkan dalam situasi politik hari itu," kata Produser "Panembahan Reso", Auri Jaya di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Dalam karya aslinya, "Panembahan Reso" dipentaskan oleh Bengkel Teater Rendra selama tujuh jam penuh tanpa istirahat. Namun pada pementasan kali ini, teater itu akan dipentaskan dalam durasi tiga jam. Pementasan teater ini merupakan hasil kerjasama GenPi.co, BWCF Society dan Ken Zuraida Project.

"Meski diperpendek, tidak ada satu karakter pun yang dipotong, substansinya tidak hilang, struktur cerita juga tidak ada yang hilang," ujar Auri.

Pemotongan durasi pertunjukan dari pementasan aslinya bertujuan untuk menjaga mood penonton agar tidak jenuh. Sebab, pihak penyelenggara membidik penonton dari kalangan milenial. Pertunjukan kali ini akan melibatkan pemain dari Solo, Yogyakarta dan Jakarta. Di antaranya, Sha Ine Febriyanti, Whani Darmawan, Ucie Sucita, Sruti Respati, Ruth Marini, Maryam Supraba, Gigok Anugoro, Jamaludin Latif, dan Dimas Danang Suryonegoro dan lain-lain.

Menurut sutradara "Panembahan Reso", Hanindawan, mahakarya Rendra merupakan cerita klasik yang strukturnya jelas. Drama itu menceritakan cara-cara orang untuk mendapatkan kekuasaan dengan berbagai intriknya.

"Sebagai orang penuh ambisi, dia rela melakukan apa saja demi mencapai kekuasaanmeski dengan cara membunuh atau mencelakakan orang lain," ujarnya. [adc]

#KaryaMasterPieces #WSRendra #PanembahanReso
BERITA TERKAIT
Sahabat ke Eropa, Baby Sexyola Wanti-wanti Hal ini
Vivi Zubedi Kenalkan Koleksi Tas dari Rumput Liar
Thavita Butuh Tiga Tahun untuk Rilis "Apa Kabar"
Raffi Ahmad-Nagita Harmonis, Karier Kian Bersinar
Anggun Cetak Sejarah di Televisi Prancis, Apa Itu?
Ini Aksi Nyata Wolftank untuk Konservasi Mangrove
Ini Aksi Nyata Kunto Aji Kurangi Pemanasan Global

kembali ke atas