OLAHRAGA

Rabu, 06 November 2019 | 17:43 WIB

KOBI Kirim 5 Atlet ke Ajang MMA Amatir Dunia

Arif Budiwinarto
KOBI Kirim 5 Atlet ke Ajang MMA Amatir Dunia
(inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menyusul kesuksesan pertandingan Mix Martial Arts (MMA) terbesar di Indonesia bertajuk One Pride MMA sejak 2016, Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) akan mengirimkan timnas atlet amatir MMA Indonesia bertanding di kejuaraan MMA amatir dunia 2019.

Kejuraan MMA Amatir Dunia (WMMAA) 2019 akan berlangsung selama enam hari, tanggal 11-16 November 2019, di Khalifa Sport City, Isa Town, Manama, Bahrain. Gelaran ini diselenggarakan oleh International Mixed Martial Arts Federation (IMMAF).

IMMAF merupakan federasi MMA amatir pertama dan satu-satunya di dunia yang didirikan di Stockholm, Swedia, pada 29 Februari 2012. Selanjutnya, KOBI sebagai anggota aktif dan representatif IMMAF di Indonesia. Di setiap negara hanya ada satu federasi MMA yang terdaftar di IMMAF.

Untuk mengikuti ajang tersebut, KOBI telah melakukan seleksi nasional atlet MMA kategori atlet amatir di Elite Club Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. Dari 20 atlet MMA amatir yang mengikuti seleksi terpilih 10 atlet terbaik.

Tahap selanjutnya, 10 atlet terbaik tersebut mendapatkan pembekalan dalam pemusatan latihan di MMA Nasional di Bali MMA Academy selama 3 bulan sejak Agustus 2019 sampai Oktober 2019. Dari 10 atlet yang mengikuti pemusatan latihan, kemudian dikerucutkan lagi menjadi lima atlet terbaik untuk dikirim ke Bahrain.

KOBI mengirimkan lima atlet MMA amatir terbaik nasional untuk mengikuti kejuaraan MMA amatir dunia di Bahrain. Ini sejalan dengan salah satu misi KOBI yaitu bekerja sama dengan organisasi MMA internasional untuk menunjukkan kehebatan para petarung Indonesia, kata Ketum KOBI, Ardiansyah Bakrie, dalam jumpa pers di Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019) siang WIB.

Lima atlet MMA amatir nasional yang bakal bertarung di WMAA 2019 adalah Budi Setiawab (kelas Senior Fly Weight), Rendi Anjar Kusuma (Senior Bantam Weight), Edi Erlangga (Senior Bantam Weight), Toby Prasetya (Junior Light Weight) dan Firman Muhharam Syach (Junior Bantam Weight).

Bagi KOBI ini merupakan sejarah karena organisasi MMA pertama yang mengirimkan atlet MMA amatir nasional berlaga di kejuraan MMA amatir dunia. Semoga kita bisa mengharumkan nama bangsa di kejuaraan MMA amatir dunia 2019 IMMAF-WMMA Unified World Championship Amateur MMA, lanjut Ardi Bakrie.

Optimisme diutarakan penggawa timnas MMA amatir Indonesia bisa membawa pulang medali emas sekaligus mengukir sejarah untuk pertama kalinya.

Kami siap 100 persen. Ini kesempatan buat kami memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Kami punya keyakinan, pulang membawa pulang medali (emas), ungkap Rendi Anjar Kusuma yang merupakan seorang prajurit TNI Angkatan Laut (AL).

Kami berterima kasih kepada KOBI atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Ini menjadi tugas bagu kami mengharumkan bangsa di dunia MMA internasional, ia menambahkan.

WMMA 2019 akan mempertandingkan 29 kelas yang terdiri dari 6 kelas senior wanita, 10 kelas senior pria, 3 kelas junior wanita dan 9 kelas junior pria. Nantinya 5 atlet MMA Indonesia yang terpilih ajan bersaing dengan ratusan atlet yang berasal dari berbagai negara.

Berdasarkan informasi dari pihak IMMAF, sebanyak 339 orang atlet senior dan 125 atlet junior sudah mendaftar untuk mengikuti kejuaraan, ratusan atlet MMA tersebut berasal dari 49 negara.

#MixedMartialArts #KOBI
BERITA TERKAIT
Marc Marquez Taklukkan Sirkuit Ricardo Tormo
(Hong Kong Open) Anthony Peringkat Kedua Hong Kong Open 2019
(Hong Kong Open) Ahsan/Hendra Tumbang di Final
Verstappen Raih Pole Position di GP Brasil
(Hong Kong Open) Laju Hafiz/Gloria Terhenti di Semifinal
Quartararo Raih Pole di MotoGP Valencia
(Hong Kong Open) Kalahkan Jonatan, Anthony Maju ke Final

kembali ke atas