EKONOMI

Jumat, 08 November 2019 | 06:00 WIB

Bukit Peramun Desa Binaan Bakti BCA Raih ISTA 2019

Bukit Peramun Desa Binaan Bakti BCA Raih ISTA 2019
Ketua Komunitas Arsel sekaligus penanggung jawab Desa Binaan Bukit Peramun Adie Darmawan ( pertama dari kanan) menerima penghargaan Green Gold kategori Pelestarian Lingkungan secara simbolis pada ajang Indonesian Sustainable Tourism Awards 2019.

INILAHCO, Jakarta - Salah satu desa binaan Bakti BCA, Desa Bukit Peramun, meraih penghargaan di ajang Indonesian Sustainable Tourism Awards (ISTA) 2019 yang digelar di Jakarta, Kamis (26/9/2019). Desa yang terletak di Bangka Belitung tersebut meraih penghargaan sebagai pemenang Green Gold kategori Pelestarian Lingkungan.

Executive Vice President CSR PT. Bank Central Asia Tbk (BCA) Inge Setiawati mengaku bangga atas penghargaan yang diraih Desa Bukit Peramun. Rasanya bangga sekali mendengar salah satu Desa Binaan kami berhasil menjadi pemenang dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata. Tentunya ini menjadi kemenangan bersama bagi segenap pengurus, warga Desa Bukit Peramun, tutur Inge.

Inge patut bangga dan bersuka cita. Pasalnya, Desa Bukit Peramun dikembangkan oleh BCA melalui serangkaian kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat yang berorientasikan kualitas pelayanan yang unggul kepada wisatawan.

Beragam langkah dan inisiatif kami lakukan dalam rangka mengembangkan potensi wisata di desa ini dengan memfasilitasi beberapa pelatihan seperti layanan prima, standar layanan, creative selling skill, dan golden heart leadership, dan lain sebagainya kata Inge.

Hal serupa juga diungkapkan Ketua Komunitas Arsel Adie Darmawan. Menurutnya, prestasi yang dicapai merupakan hasil dari kerja sama yang apik bersama BCA dan dalam mengembangkan potensi wisata Bukit Peramun.

Kami bersyukur dan berterima kasih berbagai pelatihan yang diadakan oleh BCA telah membantu kami dalam meng-upgrade pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan sehingga dapat maksimal dan optimal dalam memberikan pelayanan bagi pengunjung/wisatawan. Selain itu, pelatihan yang diberikan membuat attitude, knowledge, dan skill pengurus desa binaan Bukit Peramun semakin bertambah, sehingga mendukung kepercayaan diri mereka ketika melayani para pengunjung, ungkap Adie.

Bukit Peramun berasal dari banyaknya tanaman lokal yang sering diramu oleh masyarakat menjadi obat-obatan. Desa ini terletak pada ketinggian 129 mdpl di wilayah Belitung Barat. Kekayaan flora dan fauna dikembangkan dalam berbagai lokasi spot foto instagramable, antara lain berupa rumah hobbit, jembatan cinta, batu kembar dan mobil terbang.

Desa ini juga dikenal sebagai desa berbasis digital, karena keberhasilan pengurus desa dalam mengaplikasikan sistem QR Code untuk memperkenalkan jenis dan manfaat tanaman di bukit Peramun, dan virtual guide dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris).

Jumlah pengunjung yang berkunjung ke Bukit Peramun, sejak Januari hingga bulan Agustus 2019 sebanyak 9,273 pengunjung. Dengan bertambahnya jumlah pengunjung ini secara tidak langsung membawa beberapa dampak positif khususnya bagi warga sekitar yaitu memilliki bisnis kuliner yang dapat dinikmati oleh wisatawan.

Mengutip laman resmi Kementerian Pariwisata, Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) merupakan penghargaan untuk pengelola destinasi pariwisata, baik pengelola kawasan, agen travel, penyedia jasa, yayasan, maupun masyarakat lokal. Salah satu yang dinilai dalam seleksi ini adalah bagaimana para peserta meningkatkan pengembangan pariwisata berkelanjutan.

ISTA dilaksanakan bukan sebagai kompetisi untuk membandingkan antar destinasi/daya tarik wisatawan/bisnis pariwisata, akan tetapi untuk memotivasi destinasi lainnya agar dapat meningkatkan pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Selain itu, ajang ISTA ini juga dibuat untuk membangun dan meningkatkan kesadaran masyarakat serta para pelaku pariwisata mengenai Kegiatan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan serta memberikan apresiasi kepada destinasi-destinasi yang telah menerapkan prinsip Pariwisata berkelanjutan. [*/Adv]

#BCA #AdvBCA
BERITA TERKAIT
Kementan Tegas Lawan Alih Fungsi Lahan Pertanian
(Dongkrak Kunjungan Turis) Bea Cukai Akan Pindahkan Kanwil ke Labuan Bajo
Rehabilitasi Hutan Pulihkan DAS dan Lapangan Kerja
Anggur Janetes SP1 Idola Hortikultura Masa Depan
Pacu Program, Menteri LHK Asistensi Gubernur
PUPR Putuskan Uang Muka Rumah Bersubsidi Cuman 1%
Mentan Cegah Alih Fungsi Lahan untuk Daulat Pangan

kembali ke atas