NASIONAL

Kamis, 07 November 2019 | 20:14 WIB
(Dilaporkan Dewi Tanjung)

Pengacara Sebut Novel Kembali Jadi Korban

Happy Karundeng
Pengacara Sebut Novel Kembali Jadi Korban
Novel Baswedan (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Tim Advokasi Novel Baswedan Alghiffari Aqsa merespon dingin laporan yang dilayangkan Keder PDIP Dewi Tanjung terhadap Novel.

"Penyidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Novel Baswedan kembali menjadi korban," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (7/11/2019).

Ia menyatakan laporan ini adalah fitnah keji yang dialamatkan kepada Novel. Padahal, berbagai fakta dan bantahan sudah disampaikan langsung oleh Novel termasuk pimpinan KPK. Bahkan, selama ini pemerintah secara resmi memberikan bantuan untuk pengobatannya.

"Kapolri saat itu, Tito Karnavian pun sudah menyaksikan langsung kondisi Novel tak lama setelah kejadian. Sungguh ini merupakan tindakan di luar nalar dan batas kemanusiaan," kata dia.

Diketahui, Dewi Tanjung membuat laporan polisi ini pada Rabu 6 November 2019. Menurut Dewi, kasus yang membuat mata sebelah kiri Novel rusak itu adalah sandiwara belaka. Laporan Dewi itu bernomor LP/7171/XI/2019/PMJ/Dit. Krimsus. Novel dilaporkan atas dugaan penyebaran berita bohong melalui media elektronik.

Dalam pasal yang disangkakan, yaitu Pasal 26 ayat (2) juncto Pasal 45 A Ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 A ayat 1 UU RI nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Dewi meragukan hasil rekam medis Novel. Ia meminta tim dokter independen di Indonesia, memeriksa Novel. Ia menilai, apa yang menimpa Novel tak masuk akal.

Dewi menyebut, dia adalah lulusan seni, sehingga ia menduga rekayasa yang dilakukan Novel mulai dari penyiraman air keras. Kata dia, seharusnya Novel yang disiram air keras mengalami kerusakan pada kulitnya, termasuk kelopak matanya. Lantas, dia mengandaikan luka yang dialami Novel dengan ekstensi mata yang kerap dilakukan oleh wanita-wanita. Menurut dia, bila seseorang melakukan ekstensi mata, maka bulu mata tersebut akan ikut rontok, karena kelopak mata sensitif. [adc]

#NovelBaswedan #KPK #DewiTanjung
BERITA TERKAIT
KPK Periksa GM Hyundai & Direktur PT King Property
KPK Minta Garuda Jelaskan Soal Onderdil "Gelap"
KPK Kecewa MA Kabulkan Kasasi Idrus Marham
Gubernur Kepri Didakwa Terima Suap Dan Gratifikasi
Politisi Golkar Bowo Sidik Divonis 5 Tahun Penjara
KPK Banding Vonis Markus Nari Di Kasus e-KTP
KPK Tunggu Menteri Jokowi Lapor Harta

kembali ke atas