PASAR MODAL

Jumat, 08 November 2019 | 09:40 WIB

IHSG Abaikan Penguatan Bursa Saham AS

Wahid Ma'ruf
IHSG Abaikan Penguatan Bursa Saham AS
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Gerakan IHSG pada awal perdagangan Jumat (8/11/2019) sudah tergerus 0,3% ke 6.145,05 dari pembukaan di 6.165,76. Dengan saham-saham unggulan masih dijual investor asing.

Volume perdagangan mencapai 1,6 miliar saham senilai Rp1,2 triliun sebanyak 140.445 kali transaksi. Indeks bergerak seiring dengan 178 saham melemah, 119 saham menguat dan 152 saham belum berubah.

Perdagangan sudah mengalami net foreign sell sebesar Rp4,1 miliar. Dengan penjualan investor asing mencapai Rp255,08 miliar. Untuk pembelian investor asing sebesar Rp250,9 miliar.

Indeks LQ45 turun 0,6%, indeks JII berkurang 0,5%, indeks IDX30 turun 0,6%, indeks SMInfra18 turun 0,2% dan indeks ISSI 0,4%.

Pelemahan terdalam terjadi pada saham sektor aneka industri yang turun 1,3% diikuti saham sektor infrastruktur yang turun 1,1%.

Saham yang masuk net foreign sell seperti saham TLKM mencapai 9,2 miliar di harga Rp4000, saham BMRI mencapai Rp3,08 miliar di harga Rp6.925. Saham BBCA sebesar Rp2,8 miliar di harga Rp31.325, saham EXCL mencapai Rp2,6 miliar di harga Rp3.560.

Untuk saham yang menguat seperti saham BMSR menguat 30,1% ke Rp177, saham ZNC naik 11,11% ke Rp380, saham TOWR naik 4,03% ke Rp645.

Sedangkan saham yang turun seperti saham ARMY turun 33,7% ke Rp53, saham TBIG turun 10,1% ke Rp5.300, saham TCPI melemah 8,7% ke Rp4.410.

Di bursa saham AS pada penutupan Kamis ditandai dengan indeks Dow Jones melonjak 182,24 poin menjadi berakhir pada 27.674,80 sementara S&P 500 naik 0,3% untuk menyelesaikan hari perdagangannya di Amerika Serikat di 3.085,18. Nasdaq Composite ditutup 0,3% lebih tinggi pada 8,434.52.

Demikian juga dengan bursa saham di Asia yang diperdagangkan lebih tinggi pada Jumat pagi (8/11/2019) setelah Dow Jones Industrial Average berakhir semalam pada rekor tertinggi di tengah optimisme baru pada front perdagangan AS-China.

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,95% pada awal perdagangan karena saham indeks kelas berat dan konglomerat Softbank Group melonjak 3,79%. Indeks Topix juga naik 0,8%.

Kospi Korea Selatan naik 0,43% karena saham pembuat baja Posco melonjak lebih dari 2%. Sementara itu, saham di Australia naik lebih tinggi, dengan indeks ASX 200 naik 0,15%.

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang diperdagangkan 0,25% lebih tinggi seperti mengutip cnbc.com.

#BursaSaham #DolarAS #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
IHSG Jatuh 1,01% ke 6.080,187 di Sesi I
IHSG Menguji Level Support
AS-China Hanya Negosiasi Terbatas
Harga Minyak Berjangka Berani Naik Tipis
Investor Emas Ragukan Sikap Trump
Inilah Pemicu Rekor di Bursa Saham AS
Alibaba akan Listing Sekunder di Bursa Hong Kong?

kembali ke atas