PASAR MODAL

Jumat, 08 November 2019 | 18:45 WIB

Bursa Saham AS Bisa Lanjutkan Penguatan

Wahid Ma'ruf
Bursa Saham AS Bisa Lanjutkan Penguatan
(Istimewa)

INILAHCOM, New York - Indeks saham berjangka AS beringsut lebih tinggi pada Jumat pagi (8/11/2019) setelah penutupan Kamis untuk Dow Jones Industrial Average.

Sekitar pukul 6 pagi ET, Dow futures menunjukkan pembukaan positif lebih dari 30 poin. Futures pada S&P dan Nasdaq sama-sama sedikit berubah seperti mengutip cnbc.com.

Saham naik ke rekor tertinggi pada hari Kamis setelah dua negara ekonomi terbesar di dunia dilaporkan setuju untuk menghapus tarif perdagangan yang ada, memicu rotasi besar ke ekuitas dan keluar dari obligasi.

Investor sedang memantau berita tentang China-AS. front perdagangan setelah juru bicara kementerian perdagangan Cina mengatakan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk membatalkan tarif yang ada secara bertahap.

Selain itu, data yang dirilis pada Jumat pagi menunjukkan bahwa ekspor dan impor Tiongkok turun lebih rendah dari yang diperkirakan pada bulan Oktober, menurut Reuters.

Sementara itu, Jean-Claude Juncker, presiden Komisi Eropa, mengatakan "tidak akan ada tarif otomatis" dari A.S. di Eropa minggu depan. Presiden AS Donald Trump memiliki hingga 13 November untuk memutuskan apakah ia akan mengejar dengan tarif mobil di UE.

Di depan data, angka sentimen konsumen akan keluar pada pukul 10 pagi waktu ET, serta angka perdagangan grosir.

Dalam berita perusahaan, Allianz, Duke Energy, dan Honda Motor akan melaporkan laba sebelum bel pembukaan.

#BursaSaham #DolarAS #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
Kartu Kredit Topang Transaksi di Singles Day
Buffett Kurangi Saham Apple, Beli Saham Tambang
Permintaan Minyak Mentah Naik Jadi 1,1 Juta Barel
Wow! Utang Global Kian Naik Jadi US$250 Triliun
Isu Perang Tarif Bawa Harga Minyak Naik Hampir 2%
Rekor di Bursa Saham Tekan Harga Emas
Dow Manfaatkan Pernyataan Kudlow Cetak Rekor Lagi

kembali ke atas