EKONOMI

Sabtu, 09 November 2019 | 00:29 WIB

Kebut RDMP Balikpapan, Arifin Puji Pertamina

Kebut RDMP Balikpapan, Arifin Puji Pertamina
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Balikpapan - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengapresiasi upaya PT Pertamina (Pertamina) merealisasikan pembangunan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan lebih cepat dari target.

Respon positif disampaikan Arifin saat melakukan kunjungan kerja ke pembangunan RDMP Balikpapan dan Central Crude Lawe-Lawe yang didampingi Plt Dirjen Migas, Djoko Siswanto; Sekjen Kementerian ESDM, Ego Syahrial; Kepala SKK Migas, Dwi Sutjipto; Direktur Hulu Pertamina, Dharmawan H Samsu; dan Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia, Ignatius Tallulembang di Balikpapan, Jumat (8/11/2019).

Ignatius menjelaskan, pada kunjungan tersebut Pertamina menyampaikan berbagai langkah yang dilakukan Pertamina untuk mempercepat penyelesaian RDMP Balikpapan yang sejak Februari 2019, sudah masuk tahap konstruksi dan saat ini pengadaan seluruh peralatan utama telah mulai dilakukan.

Sedangkan pembangunan storage minyak mentah (Central Crude) Lawe-Lawe juga telah dimulai sejak September 2019. "Pak Menteri meninjau langsung pembangunan proyek dan menyempatkan diri melakukan dialog dengan pekerja di lapangan serta memberikan semangat agar bekerja dengan selamat. Kami bersyukur progresnya berjalan dengan baik sehingga mendapat apresiasi dari Pemerintah," ujarnya.

Menurut Ignatius, RDMP RU V Balikpapan akan meningkatkan kapasitas pengolahan kilang dari 260 ribu barel per hari (bpd) menjadi 360 ribu pbd serta meningkatkan kualitas produk dari BBM dari setara Euro II menjadi setara Euro V. Sedangkan Central Crude Lawe-Lawe memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 2 juta barel.

"Proyek RDMP Balikpapan merupakan salah satu proyek strategis nasional untuk mewujudkan ketahanan energi nasional. Pertamina optimis RDMP Balikpapan tahap 1 akan selesai pada 2023 dan tahap 2 pada 2025," lanjutnya.

Proyek dengan nilai investasi US$6,5 miliar ini pada tahap konstruksi diperkirakan menyerap sekitar 15.000 tenaga kerja dan sekitar 800 orang pada saat kilang sudah beroperasi. [ipe]

#Pertamina #KilangBalikpapan
BERITA TERKAIT
Seismik Laut 2D, Pertamina Investasi US$239 Juta
Pertamina Eksplorasi Besar-besaran
Pertamina Kontraktor Blok Corridor Pada 2026
Geothermal, Pertamina Manfaatkan Energi Bersih
Pertagas Gondol CECT Sustainability Awards 2019
Pertamina Bantu UMKM Sumut Genggam Izin Usaha
Pertamina Garap Kilang Nasional, Ini Manfaatnya

kembali ke atas