MOZAIK

Sabtu, 09 November 2019 | 21:00 WIB

Syair : Bunga Sepi

Syair : Bunga Sepi
(Ilustrasi)

Gerimis pun memahat-mahat kaca
jendela. Dan di luar pintu
kita masih setia menunggu
musim tak lalu!

Bunga-bunga. Aromanya mengeras
di atas lanyai bumi
Dan kematian selalu memanggil-manggil
usia! dari balik jendela
nestapa. Mengelupas kita dalam dingin menggigil

Betapa pahit dosa dan cinta
di mulut kita
yang dikunyah: darah
Di jendela tinggal matahari.
Berahi dan bunga sepi.

[Korrie Layun Rampan]

BERITA TERKAIT
Syair : Pijar
Kapan Gerakan Dikatakan Membatalkan Salat?
Kisah Abu Uqail di Medan Perang
Bahagia Tak Hanya Datang dari Satu Pihak
Hati dan Lidah, Penentu Keselamatan Seseorang
Sikap Orang-orang yang Menolak Kebenaran
Sukseslah, Lalu Bicara, Telinga Dunia akan Terbuka

kembali ke atas