NASIONAL

Minggu, 10 November 2019 | 00:13 WIB

Ma'ruf Amin Ingatkan Masyarakat Soal Kiai Gerhana

Ma'ruf Amin Ingatkan Masyarakat Soal Kiai Gerhana
Wakil Presiden Ma'ruf Amin (Istimewa)

INILAH.COM, Tangerang - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengingatkan kepada seluruh ulama dan kiai untuk benar-benar mengamalkan sikap, perilaku, dan ilmu seperti diajarkan Nabi Muhammadsehingga tidak menjadi "kiai gerhana" yakni kiai yang tidak meneladani ilmu dari Rasulullah.

"Ulama itu seperti bulan, tidak punya sinar, tapi punya pantulan dari Rasulullah. Makanya kalau ada ulama yang tidak mengamalkan ilmunya Rasulullah, maka sinarnya terhalang, makanya nantinya jadi 'kiai gerhana'. Jadi hati-hati menjadi kiai, jangan sampai jadi 'kiai gerhana'," katanyadalam peringatan Maulid Nabi di Masjid Jami' Baitul Muhtadi di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (9/11/2019), seperti dikutip Antara.

Ia mengibaratkan ulama seperti bulanyang tidak memiliki sinar sendiri, melainkanmemantulkan cahaya dari matahari.

Artinya, kata dia, para ulama adalah cerminan dari Nabi Muhammad.

"Ulama yang meneruskan Rasulullah, karena ulama itu pewaris nabi, jadi melanjutkan. Ulama yang satu wafat, muncul ulama lagi, akan terus menerus saja begitu," kata dia.

Selain harus mewaspadai adanya "kiai gerhana", Wapres Ma'ruf juga mengatakan masyarakat harus berhati-hati dengan orang yang mengaku-aku sebagai ulama tetapi tidak pernah mendalami ilmu agama Islam di sekolah pesantren.

"Sekarang banyak juga ulama, tapi tidak pernah mondok, tidak paham baca kitab tapi jadi kiai. Ini bahaya, karena apa? Karena dia tidak paham, tidak mengerti agama (Islam, red.)," kata dia.

Oleh karena itu, Wapres Ma'ruf berpesan kepada masyarakat di Kampung Tegal Kamal, Desa Renged, Kecamatan Kresek, untuk menyekolahkan anak-anak ke pesantren supaya terjadi regenerasi ulama yang baik dan mengerti tentang agama Islam.

"Kalau punya anak tiga, satu jangan lupa dikirim ke pesantren supaya bisa jadi kiai. Tapi yang dikirim ke pesantren itu anak yang paling pintar supaya jadi kiai pintar, jangan paling bodoh dikirim ke pesantren, nanti kiainya kiai bodoh," ujarnya. [tar]

#Wapres #Ma'rufAmin
BERITA TERKAIT
Wapres Bicara Pentingnya Ciptakan SDM Berkualitas
Kemenag Salurkan Beasiswa Bidik Miskin Mahasiswa
Demokrat Komentari Isu Ahok Bakal Pimpin BUMN
Istri Pelaku Bom Medan Lebih Dulu Terpapar Radikal
Sandiaga Siap Dukung Ahok Jika Dipilih Pimpin BUMN
Kecelakaan Maut di Tol Cipali Didgua Sopir Ngantuk
Hari Ini Basis Boomerang Jalani Sidang Putusan

kembali ke atas