PASAR MODAL

Senin, 11 November 2019 | 06:01 WIB

Laba PT Agung Podomoro Turun Jadi Rp65,6 Miliar

Wahid Ma'ruf
Laba PT Agung Podomoro Turun Jadi Rp65,6 Miliar
(inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Agung Podomoro Tbk (APLN) mengalami penurunan laba bersih per 30 September 2019 menjadi Rp65,64 miliar dari periode yang sama 2018 sebesar Rp308,82 miliar.

Kinerja ini seiring penurunan pendapatan menjadi Rp2,92 triliun dari Rp3,8 triliun. Penjualan tersebut berasal dari penjualan apartemen sekitar 38,04% menjadiRp 1,14 triliun, penjualan rumah tinggal juga turun 62,15% menjadi Rp161,17 miliar.

Penjualan rumah kantor anjlok 33,45% menjadi Rp43,64 miliar, penjualan perkantoran turun 95,83% menjadi Rp2,5 miliar. Untuk penjualan tanah turun 99,54% menjadi Rp290 juta. Sedangkan pendapatan sewa turun dari Rp1,2 triliun menjadi Rp986,91 miliar, urai Cesar.

Perseroan berhasil menekan laju beban pokok penjualan dan beban langsung sekitar 24,61% dari Rp1,95 triliun menjadi Rp1,47 triliun. Perseroan juga mampu mengumpulkan keuntungan dari pelepasan entitas anak sebesar Rp366,38 miliar.

Pada perode ini, perusahaan membukukan rugi dari instrumen keuangan derivatif sebesar Rp177,92 miliar dari laba yang berasal dari instrumen keuangan derivatif mencapai Rp173,45 miliar.

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) didirikan tanggal 30 Juli 2004 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2004.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Agung Podomoro Land Tbk, antara lain: PT Indofica (pengendali) (64,76%), PT Prudential Life Assurance-Ref (6,73%), Saham Treasuri (5,54%) dan PT Simfoni Gema Lestari (5,07%). Saham publik sebesar 20,7%.

Ruang lingkup kegiatan APLN meliputi usaha dalam bidang real estat, termasuk pembebasan tanah, pengembang, dan penjualan tanah, baik tanah untuk perumahan, maupun tanah untuk industri, serta penjualan tanah berikut bangunannya.

Kegiatan usaha yang dijalankan APLN meliputi pembebasan tanah, pengembang real estat, persewaan dan penjualan tanah berikut bangunannya atas apartemen, pusat perbelanjaan dan perkantoran dengan proyek Mediterania Garden Residence 2, Central Park, Royal Mediterania Garden, Garden Shopping Arcade, Gading Nias Emerald, Gading Nias Residence, Grand Emerald, Gading Nias Shopping Arcade, Madison Park dan Garden Shopping Arcade 2 serta melakukan investasi pada entitas anak dan asosiasi.

Pada tanggal 1 Nopember 2010, APLN memperoleh pernyataan efektif Bapepam LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham APLN (IPO) kepada masyarakat sebanyak 6.150.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham serta harga penawaran Rp365 per saham. Pada tanggal 11 Nopember 2010, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

#APLN #AgungPodomoro #Kuartal32019
BERITA TERKAIT
PT PP Properti Catat Laba Turun Jadi Rp210,5 M
PT Saraswati Griya Lestari Raih Laba Rp2,7 Miliar
Laba PT Sumber Energi Andalan Turun Jadi US$7,9 Jt
PT Royal Prima Derita Laba Turun Jadi Rp1,9 Miliar
Laba PT Tiphone Mobile Turun Jadi Rp382,06 M
Satyamitra Kemas Alami Laba Turun Jadi Rp26,9 M
PT Jakarta Setiabudi Andalkan Ini di Kuartal 3

kembali ke atas