NASIONAL

Selasa, 12 November 2019 | 21:31 WIB

KPK Cegah Walkot Dumai Zulkifli Kabur Luar Negeri

Ivan Setyadhi
KPK Cegah Walkot Dumai Zulkifli Kabur Luar Negeri
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirimkan surat pencegahan kepada Ditjen Imigrasi Kemenkumham atas nama Wali Kota Dumai Zulkifli Adnan Singkah.

Zulkifli, dilarang bepergian ke luar negeri selama 6 bulan untuk kepentingan penyidikan kasus suap usulan dana alokasi khusus dan gratifikasi yang telah menjerat Zulkifli sebagai tersangka KPK.

"Pencegahan ke luar negeri ini dilakukan selama enam bulan ke depan terhitung sejak 8 November 2019," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya Selasa (12/11/2019).

Penyidik pada bulan Oktober 2019, telah memeriksa Zulkifli Adnan sebagai tersangka. Namun usai diperiksa, tersangka Zulkifli tidak langsung ditahan.

Penetapan tersangka Zulkifli sendiri merupakan hasil pengembangan kasus suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah pada R-APBN Perubahan tahun anggaran 2018.

Zulkifli diduga memberi uang Rp 550 Juta kepada mantan pegawai di Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo dan kawan-kawan. Uang itu untuk memuluskan pengurusan dana alokasi khusus Kota Dumai dalam APBN-P Tahun 2017 dan APBN 2018.

Sementara pada kasus gratifikasi, Zulkifli Adnan diduga menerima uang Rp 50 Juta dan fasilitas kamar hotel di Jakarta.

Gratifikasi tersebut diduga berhubungan dengan jabatan tersangka Zulkifli dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya selaku Wali Kota Dumai.

#KPK #WalkotDumai
BERITA TERKAIT
Dalami Penerimaan Suap, KPK Periksa Istri Bupati
Ketua KPK Digoyang Kasus Pelanggaran Etik
(Korban Aksi Demo #ReformasiDikorupsi) Randi dan Yusuf Bakal Jadi Nama Ruangan di KPK
Bos Lippo James Riady Batal Diperiksa KPK
Tersangka Suap Meikarta Minta KPK Transparan
(OTT Bandung Barat Belum Selesai) KPK Diminta Pastikan Nasib Pejabat Lain
Suap Jabatan, KPK Didesak Tangkap Musyafa Noer

kembali ke atas