NASIONAL

Selasa, 12 November 2019 | 22:06 WIB

Bersatu Dalam Perbedaan, Berbudaya Mengawal NKRI

Happy Karundeng
Bersatu Dalam Perbedaan, Berbudaya Mengawal NKRI
Komandan Kodim 0734/Yogyakarta Kolonel Arh Zaenudin (Istimewa)

INILAHCOM, Yogyakarta Perang masa depan yang cenderung bersifat proxy dan hybrid akan memanfaatkan segala isu baik ideologi, politik, ekonomi, maupun sosial budaya dan pertahanan keamanan.

Untuk itu, Komandan Kodim 0734/Yogyakarta Kolonel Arh Zaenudin mengatakan, diperlukan komunikasi sosial dengan komponen masyarakat Yogyakarta.

"Ancaman perpecahan atau disintegrasi dan konflik yang diakibatkan oleh Perbedaan suku agama maupun golongan merupakan hal yang harus kita waspadai bersama karena benturan peradaban akan menjadi ancaman bangsa kita kedepan," ujarnya.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan komunikasi sosial dengan komponen masyarakat Jogjakarta dalam jam Pembinaan Teritorial (Binter) Terpadu Kodim 0734/Yka TA. 2019 di Aula Graha As-Sakinas SMU Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Jl. Gotong Royong No.II, Karangwaru, Kec. Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (12/11/2019).

Dia menambahkan, Semangat toleransi serta persatuan dan kesatuan/gotong royong juga menjadi salah satu topik bahasan pada komsos kali ini. Diungkapkan bahwa perubahan sikap perilaku dan lunturnya etika merupakan salah satu dampak disrupsi tekhnologi yang juga dibarengi dengan intervensi budaya-budaya asing.

"Sebagai kota pelajar, kota budaya dan kota istimewa, Yogyakarta merupakan miniatur Indonesia, yang didalamnya terdapat beragam suku, golongan, agama, adat dan budaya. Selama ini yogya menjadi salah satu barometer nasional dan kehidupan berbangsa dan bernegara," tutupnya.

Dalam acara tersebut juga dihadiri, Walikota Yogyakarta, DPRD Kota Yogyakarta, Kasi Intel Kejari kota Yogyakarta, Kasat Binmas Polresta Yogyakarta mewakili Kapolresta Yogyakarta, BNN Kota Yogyakarta, MUI Kota Yogyakarta, Rektor/Perwakilan Universitas Se Yogyakarta, Ketua dan Perwakilan Asrama Mahasiswa Daerah se-Kota Yogyakarta, Ketua dan Perwakilan Ormas-ormas se-kota Yogyakarta. [adc]

#DandimArhaenudin #NKRI
BERITA TERKAIT
(Enam Jam Diperiksa KPK) Sekjen PDIP Hasto Kristyanto Dicecar 24 Pertanyaan
Lemkapi : 17 Penasihat Ahli Kapabel Bantu Kapolri
Artis Faye Nicole Diperiksa KPK Terkait Suap Wawan
Remaja di Banyuwangi Mengamuk Bacok Ayah Tiri
Polisi Ringkus 16 Pengedar Narkoba di Banyuwangi
Jokowi Harap Tak Ada Warga yang Terjangkit Corona
Dianggap Tak Netral, Bawaslu Periksa Sekda Malang

kembali ke atas