EKONOMI

Minggu, 17 November 2019 | 15:07 WIB
(Dongkrak Kunjungan Turis)

Bea Cukai Akan Pindahkan Kanwil ke Labuan Bajo

Ajat M Fajar
Bea Cukai Akan Pindahkan Kanwil ke Labuan Bajo
(Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Ditjen Bea Cukai, Syarif Hidayat mengatakan jumlah wisatawan yang masuk ke Nusa Tenggara Timur (NTT) khususnya Labuan Bajo sangat kecil dibandingkan tetangganya Bali.

Sebab data tahun 2015 menyebutkan dari sekitar 10 juta wisatawan yang masuk ke Indonesia, 4 juta wisatawan itu masuk ke Bali dan hanya beberapa berkunjung ke NTT dan NTB.

"Kalau kita bicara Labuan Bajo kita bicara Indoensia timur dan turis yang masuk. Secara historis turis yang masuk 2015, 10 juta dari situ 4 juta yang masuk lewat Bali. Jadi tetangga NTT dan NTB tetap lewat situ (Bali)," kata Syarif di Labuan Bajo, Minggu (17/11/2019).

Dia mengatakan, pemerintah melalui Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menargetkan kunjungan wisatawan ke NTT dan Labuan Bajo di tahun 2019 hanya 500 ribu wisatawan. Padahal potensi pariwisata di NTT dan Labuan Bajo sangat potensial.

"Sini target 500 ribu kecil Karena kita bisa ambil manfaat dari turis yang masuk lewat Bali," katanya.

Syarif menjelaskan, minimnya kunjungan wisata ke NTT dan Labuan Bajo disebabkan karena belum maksimalnya akses-akses yang menunjang di wilayah tersebut. Sehingga tidak banyak wisatawan mancanegara dan lokal yang masuk.

"Kupang dulu bandarnaya internasional terus berhenti karena menyeberang dari Australia ke Kupang lalu ke Bali. Tapi dari Kupang ke Australian kosong (penumpangnya," katanya.

Syarif mengatakan, Bea Cukai sendiri berencana akan memindahkan kantor wilayahnya yang saat ini ada di Maumere ke Labuan Bajo. Hal ini dimaksudkan agar bisa meningkatkan kunjungan khususnya dari kapal-kapal.

"Contoh dukungan kami di Maumere tapi kegiatan di sana lebih pengawasan. Kami kedepannya akan pindahkan dari sana ke Labuan Bajo. Sehingga kantor bantu jadi utama agar bisa beri pelayanan yang lebih baik lagi," katanya.

Lebih lanjut, Syarif mengatakan saat ini sudah mulai banyak kapal-kapal penumpang yang masuk lewat Labuan Bajo. Sehingga Bea Cukai juga meningkatkan pengawasan terhadap barang-barang bawaan termasuk narkotika.

"Labuan Bajo cruise 2018 ada 38 cruise yang mask, than 2019 sudah 43 cruise masing-masing bawa ribuan turis. 2018 ada 21.660 orang, than 2019 ada 24.554 data sampai Oktober," katanya.[jat]

#BeaCukai
BERITA TERKAIT
Bea Cukai Nunukan Canangkan Zona Integritas
Bantu IKM, Bea Cukai Tambah Izin Fasilitas KITE
Kejaksaan - Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Ilegal
Bea Cukai Juanda Amankan Koral dan 1,3Kg Sabu
(Penyelundupan Harley Davidson) Setelah Ari Ashkara, Erick Kejar Oknum Lain
Ini Nasib Harley yang Diselundupkan Lewat Garuda
Ikagi Dukung Pencopotan Ari Askhara jadi Dirut

kembali ke atas