PASAR MODAL

Selasa, 19 November 2019 | 17:45 WIB

PT Sri Rejeki Isman Lunasi Utang US$188,1 Juta

Wahid Ma'ruf
PT Sri Rejeki Isman Lunasi Utang US$188,1 Juta
PT Sri Rejeki Isman (SRIL) (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Sri Rejeki Isman (SRIL) melakukan pelunasan surat utang senior yang diterbitkan anak usahanya, Golden Legacy Pte. Ltd. senilai US$188,16 juta.

Golden Legacy merupakan anak usaha yang seluruh sahamnya dimiliki perseroan. Golden Legacy telah melunasi surat utang senior yang telah diterbitkan dengan bunga sebesar 8,25% dan jatuh tempo pada 2021 (Surat Utang 2021) yang ada saat ini pada 18 November 2019. Demikian mengutip keterangan resmi perseroan Selasa (19/11/2019).

Nilai pelunasan dari surat utang 2021 sebesar US$188,16 juta yang terdiri atas jumlah pokok terutang sebesar US$174,52 juta, premi sebesar US$7,20 juta, dan bunga akrual dan terutang sebesar US$6,44 juta.

Pelunasan surat utang 2021 merupakan bagian dari penggunaan dana atas transaksi penerbitan surat utang baru oleh perseroan dalam denominasi mata uang dolar Amerika Serikat dalam jumlah pokok sebesar US$225 juta yang dijamin oleh SPD (PT Sinar Pantja Djaja), BIS (PT Bitratex Industries), dan PMJ (PT Primayudha Mandirijaya).

"Tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan," kata Direktur Keuangan Sritex, Allan M Severino.

Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) (SRIL) didirikan tanggal 22 Mei 1978 dan memulai kegiatan komersial pada tahun 1978.

Induk usaha Sritex adalah PT Huddleston Indonesia (dahulu bernama PT Busana Indah Makmur), sedangkan pemegang saham terakhir Sritex adalah Kantaras Investments Pte Ltd.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Sri Rejeki Isman Tbk, yaitu: PT Huddleston Indonesia, dengan persentase kepemilikan sebesar 59,03%. Saham publik sebesar 39,8%.

Kegiatan bisnis SRIL meliputi usaha-usaha dalam bidang industri pemintalan, penenunan, pencelupan, pencetakan, penyempurnaan tekstil dan pakaian jadi. Produk-produk yang dihasilkan oleh Sritex adalah benang, kain mentah, kain jadi dan pakaian jadi. Untuk bisnis seragam, Sritex dipercaya menjadi produsen seragam tentara Jerman dan sejumlah negara NATO lainnya.

Pada tanggal 07 Juni 2013, SRIL memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham SRIL (IPO) kepada masyarakat sebanyak 5.600.000.000 dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp240 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 17 Juni 2013.

Saham SRIL berakhir di Rp262 per saham dari pembukaan di Rp270 per saham. [tar]

#SRIL #SriRejekiIsman
BERITA TERKAIT
Bursa Saham Terbaik akan Lebih Merata di 2020
Ekonomi AS Andalkan Liburan Akhir Tahun
Pemangkasan Produksi Minyak Bersamaan IPO Aramco
Saudi Abaikan Produksi Minyak Mentah AS
Indeks DAX-30 Jerman Ditutup Menguat 0,86%
Penguatan Ekuitas dan Dolar AS Bikin Lemas Emas
Indeks FTSE-100 Inggris Naik 1,43%

kembali ke atas