NASIONAL

Rabu, 20 November 2019 | 07:01 WIB

Ini Penyebab Ledakan Di Kantor Kejari Pare-Pare

Ini Penyebab Ledakan Di Kantor Kejari Pare-Pare

INILAHCOM, Sulsel - Kepala Seksi Intel Kejari Parepare Amiruddin memastikan ledakan yang berasal dari Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pare-pare Provinsi Sulawesi Selatan berasal dari lokasi penimbunan sisa detonator.

"Titik ledakan itu kan teman-teman sempat saksikan saat pemusnahan detonator yang digali ke dalam tanah yang kemudian di semen beberapa waktu lalu," katanya dalam keterangan.

Ia mengatakan ledakan tersebut bisa saja dari detonator yang dimusnahkan beberapa waktu lalu. Namun penyebab pastinya belum bisa disebutkan, karena belum diketahui pemicunya apa dan masih diselidiki polisi.

"Kalau ilmunya kesana kami tidak tahu pemicu ledakannya, kami tidak tahu itu," katanya.

Dia menyebut, dari data Pidana Umum (Pidum) Kejari Parepare ada 400 lebih detonator yang sudah dimusnahkan saat itu.

"Sesuai data, ada sekitar 400 lebih (detonator) dan juga ada pada tahun sebelumnya itu, tahun 2017 (dimusnahkan). Tadi, kebetulan saya tidak di lokasi (saat ledakan) karena lagi sidang. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa," katanya.

Untuk diketahui, usai terjadi ledakan, tim Gegana Batalyon B Pelopor Brimob Polda Sulsel turun langsung melakukan identifikasi ledakan di kantor Kejaksaan Negeri Parepare. (Antara)

Ledakan besar yang menggegerkan warga itu diduga merupakan bekas barang bukti peledak atau detonator yang dimusnahkan beberapa waktu.

Sebanyak empat orang dari tim Gegana Brimob Polda Sulsel melakukan identifikasi atau olah Tempat Kejadian Perkara di halaman kantor setempat persis di belakang rumah dinas pegawai Kejari Parepare.

Kapolres Pare-Pare AKBP Budi Susanto kepada wartawan di lokasi kejadian menuturkan, untuk kasus ini sementara menunggu hasil identifikasi tim Gegana Polda Sulsel.

"Untuk sementara kita masih menunggu identifikasi dari Gegana, karena hanya tim Gegana yang bisa menyimpulkan ledakan ini berasal dari apa, lokasi pun sudah kita beri garis polisi untuk mensterilkan lokasi," tutur Budi.

#Ledakan #Daerah #Kejari #ParePare
BERITA TERKAIT
Dua Gembong Narkoba Internasional Didor Polisi
Tak Dilayani Beli BBM, Kelvin Tikam Petugas SPBU
Satu Keluarga Tewas Kecelakaan Di Mojokerto
Belasan Warga Keracunan Usai Makan Menu Hajatan
Nenek 80 Tahun Ditemukan Tewas, Diduga Dibunuh
Mayat Wanita Mengapung Di Sungai Bengawan Solo
Puting Beliung Rusak Rumah Warga Di Jombang

kembali ke atas