PASAR MODAL

Rabu, 20 November 2019 | 06:07 WIB

Bursa Saham AS Berani Abaikan Isu Tarif AS-China

Wahid Ma'ruf
Bursa Saham AS Berani Abaikan Isu Tarif AS-China

INILAHCOM, New York - Bursa saham AS berakhir beragam pada Selasa (19/11/2019), karena investor berjuang untuk mengabaikan kekhawatiran tentang prospek kesepakatan perdagangan AS dan China dan berurusan dengan pendapatan yang mengecewakan.

S&P 500 SPX, -0,06% turun 2 poin, atau 0,1%, berakhir di sekitar 3.120. DowIA Industrial Average DJIA, -0,36% turun 102 poin, atau 0,4%, berakhir di sekitar 27.934, berdasarkan angka sementara.

Nasdaq Composite COMP, + 0,24% naik 0,2%, atau 21 poin, berakhir di sekitar 8.571. S&P 500 menghentikan kenaikan beruntun lima hari, peregangan terpanjang sejak 15 Juli seperti mengutip marketwatch.com.

Data ekonomi pada hari Selasa menunjukkan bahwa imbal hasil obligasi yang rendah telah membantu meningkatkan aktivitas di sektor-sektor yang sensitif terhadap suku bunga.

Perumahan mulai naik 3,8% pada Oktober ke tingkat pertumbuhan tahunan 1,314 juta, dan izin bangunan melonjak 5% pada Oktober ke tingkat 1,461 juta tahunan.

Dalam berita perusahaan, Home Depot Inc. HD, -5.44% turun 5% setelah melaporkan penjualan toko yang sama dengan perkiraan yang lebih lemah dan perkiraan buruk.

#BursaSaham #DolarAS #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
Penguatan Ekuitas dan Dolar AS Bikin Lemas Emas
Hasil OPEC+ Picu Kenaikan Harga Minyak Mentah
Data Ekonomi Mampu Bawa Dow Cetak Rekor Tertinggi
Apa Harapan dari Pertemuan OPEC+ ?
Saham Garuda Masih Terbebani Kasus Onderdil Moge
Bursa Saham Asia Naik Respon Negosiasi Tarif
IHSG Berani Naik 0,5% ke 6.186,86

kembali ke atas