PASAR MODAL

Jumat, 29 November 2019 | 14:12 WIB

Satyamitra Kemas Alami Laba Turun Jadi Rp26,9 M

Wahid Ma'ruf
Satyamitra Kemas Alami Laba Turun Jadi Rp26,9 M

INILAHCOM, Jakarta - PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) mengalami penurunan laba bersih menjadi Rp26,9 miliar per 30 September 2019 dari RP34,8 iliar pada periode yang sama tahun 2018.

Sementara kinerja penjualan pada periode ini menjadi Rp1,4 triliun dari Rp1,6 triliun. Sedangkan beban pokok penjualan menjadi Rp1,1 triliun dari Rp1,3 triliun. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Jumat (29/11/2019).

Untuk beban usaha menjadi Rp170,99 miliar dari Rp197,6 miliar. Rugi kurs periode ini menjadi Rp3,3 miliar dari laba kurs Rp7,6 miliar. Sedangkan beban operasi menjadi Rp3,9 miliar dari Rp3,2 miliar.Untuk pendapatan operasi lain menjadi Rp16,1 miliar dari Rp4,1 miliar.

Jadi laba usaha menajdi Rp100,7 miliar dari Rp106,98 miliar. Pendapatan keuangan menjadi Rp327,8 juta dari Rp6,8 juta. Untuk biaya keuangan menjadi Rp63,5 miliar dari Rp58,8 miliar.

Laba sebelum pajak penghasilan menjadi Rp37,5 miliar dari Rp48,1 miliar. Untuk Pajak penghasilan menjadi Rp10,61 miliar dari Rp31,2 miliar. Jadi laba bersih menjadi Rp26,9 miliar dari Rp34,8 miliar.

Sementara perseroan mencatat total aset menjadi Rp1,69 triliun dari Rp1,72 triliun. Sedangkan total liabiltas menjadi Rp1,006 triliun dari Rp1,19 triliun.

PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) didirikan pada tanggal 26 Juli 2001 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2005.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk, yaitu: PT Satyamitra Investindo Pratama dengan persentase kepemilikan sebesar 80,07%. Saham publik sebesar 19,1%.

Ruang lingkup kegiatan SMKL adalah bergerak dalam bidang perdagangan, perindustrian, pembangunan, kehutanan, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, pertambangan dan jasa. Saat ini, SMKL berusaha dibidang penyedia kemasan karton yang terintegrasi dan logistik dengan solusi kemasan disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan seperti karton gelombang (Corrugated Carton Box) dan kemasan offset untuk berbagai industri di bidang makanan minuman, elektronik, telekomunikasi, sepatu dan lain sebagainya yang memerlukan kotak kemasan untuk memasarkan produk-produknya.

Pada tanggal 26 Juni 2019, SMKL memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham SMKL (IPO) kepada masyarakat sebanyak 650.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp193 per saham disertai dengan Waran Seri I sebanyak 130.000.000 dengan harga pelaksanaan Rp400 per saham.

Saham dan waran tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 11 Juli 2019.

#SMKL #SatyamitraKemasLestari #Kuartal32019
BERITA TERKAIT
FREN Beri Jaminan Bagi Utang PT Smartel
Bursa China Jatuh Terserang Virus Corona
Investor Bursa Eropa Cemaskan Virus Corona Baru
IHSG Berhasil Bertahan di Area Hijau di 6.241,88
Bank BNI Hanya Catat Laba Naik 2,5%
Boeing Segera Lanjutkan Produksi 737 Max Lagi
Harga Minyak Mentah Turun Cemaskan Produksi Naik

kembali ke atas