NASIONAL

Senin, 02 Desember 2019 | 17:35 WIB
(Jelang Natal dan Tahun Baru)

Bareskrim Bongkar Penyelundupan 158 Kilogram Sabu

M Yusuf Agam
Bareskrim Bongkar Penyelundupan 158 Kilogram Sabu
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan peredaran ratusan kilogram sabu yang diduga untuk digunakan pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru khususnya di jakarta. Dari kasus ini, 158 kilogram menjadi barang bukti.

Direktur Tindak Pidana Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Eko Daniyanto mengatakan, kasus ini berawal dari laporan masyarakat. Hal tersebut pun langsung ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan selama kurang lebih dua bulan.

Pada tanggal 29 November, polisi menangkap salah seorang tersangka bernama EF di Bogor, Jawa Barat. Dari penangkapan ini, sebanyak 15 kilogram sabu diamankan.

"Penyidik pun melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah kontrakan tersangka di Bogor dan mengamankan 118 kilogram sabu," kata Brigjen Eko di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/12/2019).

Selanjutnya, tim melakukan pengembangan dengan menggeledah mobil tersangka. Dari sana, polisi mengamankan barang bukti 25 kilogram sabu.

"Total barang bukti yang diamankan sebanyak 158 kilogram sabu," katanya.

Dari pengakuan tersangka EF, ia mengedarkan sabu dikendalikan tersangka AC yang merupakan warga negara Nigeria. AC merupakan residivis kasus narkoba.

Dalam kasus ini, polisi terpaksa menembak mati tersangka EF. Sebab, saat dilakukan pengembangan, tersangka EF mencoba melarikan diri saat diminta menunjukan tempat persembunyian sabu lainnya.

"Pada saat dibawa ke rumah sakit nyawa tersangka tak tertolong," ujarnya.

Eko pun mengakui bahwa pada akhir tahun memang peredaran narkoba marak. Khususnya kota jakarta, masih menjadi market utama pemasaran narkoba.

"Ini semuanya (sabu 158 kg), akan di edarkan di jakarta menghadapi perayaan natal dan tahun baru" ujarnya.

Untuk itu, ia bekerja sama dengan Bea Cukai dan Imigrasi akan melakukan pencegahan.

"Kami sudah ada program tiap akhir tahun bekerja sama dengan Bea Cukai dan Imigrasi. Sepanjang pelaku ditangkap di Indonesia maka akan gunakan hukum positif di Indonesia," ucapnya. [adc]

#BareskrimPolri #Narkoba
BERITA TERKAIT
Polres Mojokerto Amankan 8 Tersangka Narkoba
(Sebut Aziz Syamsudin di Kasus DAL Lamteng) FMPHI Laporkan eks Bupati Lamteng ke Bareskrim
OSO Ketum, Ini Susunan Kepengurusan Hanura
Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah IAWP 2020
Pesan Karo Binkar ke Taruna Akpol :Kembangkan Diri
Hasto Klaim Buronan KPK Harun Masiku Cuma Korban
Mantan Pimpinan GAM Mengaku Kecewa, Ini Alasannya

kembali ke atas