GAYA HIDUP

Selasa, 03 Desember 2019 | 17:10 WIB

Dampak Penyakit Tidak Menular Meningkat

Mia Umi Kartikawati
Dampak Penyakit Tidak Menular Meningkat
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - WHO menyatakan PTM (Penyakit Tidak Menular) mengancam kemajuan menuju 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan.

Hal ini mencakup target untuk mengurangi kematian dini akibat PTM sebesar sepertiga pada tahun 2030.

Kemiskinan terkait erat dengan PTM. Peningkatan pesat dalam NCD diperkirakan akan menghambat inisiatif pengentasan kemiskinan di negara-negara berpenghasilan rendah, terutama dengan meningkatkan biaya rumah tangga yang terkait dengan perawatan kesehatan.

Orang yang rentan dan kurang beruntung secara sosial menjadi lebih sakit dan mati lebih cepat daripada orang-orang dari posisi sosial yang lebih tinggi, terutama karena mereka berisiko lebih besar terpapar produk berbahaya, seperti tembakau, atau praktik diet yang tidak sehat, dan memiliki akses terbatas ke layanan kesehatan, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa, (03/12/2019).

Dalam pengaturan sumber daya yang rendah, biaya perawatan kesehatan untuk PTM dengan cepat menghabiskan sumber daya rumah tangga. Biaya PTM yang selangit, termasuk perawatan yang seringkali panjang dan mahal serta hilangnya pencari nafkah, memaksa jutaan orang jatuh miskin setiap tahun dan menghambat pembangunan.(tka)

#dampak #penyakittidakmenular #meningkat #sosial #ekon
BERITA TERKAIT
Kebutuhan Suplement di Indonesia Semakin Meningkat
Penyebab Penyakit Tidak Menular Harus Dikendalikan
Dampak Positif dan Negatif jadi Selebgram Anak
Kain Hijab Ini Diklaim Halal dan Antibakteri Lho!
Lima Langkah Konkret Dongkrak Devisa Pariwisata
(Tingkatkan Pariwisata) Angela Tanoesoedibjo Kembangkan Potensi Digital
Tren Warna Fesyen Tas 2020

kembali ke atas