TEKNOLOGI

Minggu, 08 Desember 2019 | 20:20 WIB

AS dan Inggris Tuntut Dua Peretas Rusia

AS dan Inggris Tuntut Dua Peretas Rusia

INILAHCOM, Washington - Pejabat kepolisian AS dan Inggris mengajukan tuntutan hukum atas dua penjahat siber Rusia, dan menuduh mereka melakukan kejahatan siber selama satu dekade yang menimbulkan kerugian puluhan juta dolar AS bagi korbannya di seluruh dunia.

Maksim Yakubets (32 tahun) dan Igor Turashev (37 tahun) adalah pelaku penting dalam komplotan peretas Rusia bernama 'Evil Corp', yang menggunakan perangkat lunak berbahaya untuk mencuri lebih dari US$100 juta dari ratusan bank dan institusi finansial di lebih dari 40 negara.

Kedua hacker ini dituntut di Distrik Barat Pennsylvania, AS, atas 10 upaya persekongkolan, peretasan komputer, penipuan lewat internet, dan penipuan bank yang berkaitan dengan penyebaran malware 'Bugat' untuk mencuri kredensial bank dan informasi personal lainnya dari komputer yang terinfeski malware atau perangkat lunak jahat itu.

Yakubets juga dituntut di London, Inggris, atas keterlibatannya dalam aksi jangka panjang menyebarluaskan gangguan komputer menggunakan malware 'Zeus' dan mencuri jutaan dolar AS dari bank di AS serta lokasi lainnya.

Departemen Keuangan AS mengumumkan sanksi terhadap komplotan peretas itu.

VOA News melaporkan bahwa Yakubets dan Turashev hingga kini masih buron.

Departemen Luar Negeri AS mengumumkan hadiah sampai US$5 juta bagi siapapun yang memiliki informasi untuk menangkap dan menyeret keduanya ke pengadilan.

#peretas #hacker #Rusia #hukum
BERITA TERKAIT
Honda Tebar 200 Kg Bibit Ikan ke Situ Patenggang
Rayakan 20 Tahun Honda CR-V, HPM Gelar 'Touring'
Subaru Hanya Jual Mobil Listrik pada 2030
(Dibawa ke Puncak Sawula Himal) Hyundai Kona Electric Cetak Rekor Dunia
BMW The New 7 Sapa Kota Medan
Ilmuwan Ciptakan Xenobot, Robot Organisme Hidup
Ini Dia Spot Wisata Instagramable di Palembang

kembali ke atas