TEKNOLOGI

Minggu, 08 Desember 2019 | 12:12 WIB

Uber Rilis Laporan Keamanan Layanan Tahun 2018

Uber Rilis Laporan Keamanan Layanan Tahun 2018

INILAHCOM, Washington - Perusahaan transportasi online Uber mencatat ada lebih dari 3.000 laporan serangan seksual yang dialami para pelanggan ketika sedang menggunakan layanan Uber sepanjang 2018.

Dalam laporan keamanan yang sudah lama ditunggu, angka itu termasuk 229 pemerkosaan di 1,3 miliar layanan perusahaan jasa angkutan itu. Uber mencatat bahwa pengemudi dan penumpang keduanya diserang, dan beberapa serangan terjadi di antara penumpang.

Pada 2017 lalu, perusahaan itu mengatakan sebanyak 2.936 kekerasan seksual dilaporkan, demikian lansir VOA News.

Uber dan pesaingnya, Lyft, menghadapi kecaman karena tidak melindungi keselamatan pengendara dan penumpang. Puluhan perempuan menuntut Lyft agar pihak perusahaan seharusnya melakukan lebih banyak untuk melindungi mereka dari serangan pengemudi.

Perusahaan juga mengatakan, layanan Uber juga mengalami 58 kecelakaan lalu lintas fatal, dan sembilan kasus pembunuhan dalam tahun 2018.

Uber mencatat bahwa sebagian besar atau 99,9 persen pelanggan tidak melaporkan masalah keselamatan.

#Uber #laporan
BERITA TERKAIT
Pejabat PBB Ternyata Dilarang Menggunakan WhatsApp
(Tawarkan Sejumlah Pembaruan Fitur) New Hyundai Tucson Resmi Hadir di Indonesia
LINE Webtoon Siap Gelar 'Kontes Webtoon 2020'
Kepedulian OPPO pada Konsumen Terdampak Banjir
(Pastikan Kendaraan Konsumen Prima di Musim Hujan) MMKSI Gelar Mitsubishi Program Rainy Campaign 2020
Sambut Imlek, Vivo Gelar Promo Hoki Salebration
Dua Flash Sale, 11.000 Unit Realme 5i Ludes

kembali ke atas