OLAHRAGA

Senin, 09 Desember 2019 | 17:15 WIB
(SEA Games)

Setelah 14 Tahun, Greysia Polii Akhirnya Raih Emas

Andi Putra
Setelah 14 Tahun, Greysia Polii Akhirnya Raih Emas
Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Manila - Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu sukses mengantongi medali emas ketiga bulutangkis untuk Indonesia pada SEA Games 2019 di Filipina.

Sebelumnya dua emas kontingen Merah Putih dipersembahkan oleh tim beregu putra dan ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Ini merupakan emas pertama Greysia/Apriyani di SEA Games. Mereka sudah dua kali ikut dalam ajang multi event se-Asia Tenggara ini, sebelumnya di SEA Games 2017 Malaysia, saat itu Greysia/Apriyani tersingkir di babak pertama.

"Puji Tuhan kami ditugaskan untuk meraih emas dan kami bisa merealisasikannya. Bersyukur sekali, terutama saya setelah 14 tahun. Rasanya tentu bangga dan senang. Ini proses buat kami berdua," ujar Greysia.

"Medali emas ini kami persembahkan untuk orangtua kami, keluarga, pelatih, PBSI dan seluruh masyarakat Indonesia," ia menambahkan.

Greysia memulai debutnya di SEA Games pada tahun 2005 di Filipina. Saat itu ia meraih medali perak bersama Jo Novita. Greysia/Jo kalah dari Wong Pei Tty/Chin Pei Hui (Malaysia) di babak final.

Masih bersama Jo, Greysia kembali membawa pulang medali perak pada SEA Games 2007 di Thailand. Saat itu Greysia/Jo kalah dari rekan senegaranya, Liliyana Natsir/Vita Marissa.

Tahun 2009 pada SEA Games di Laos, Greysia turun memperkuat Indonesia bersama Nitya Krishinda Maheswari. Namun kali itu mereka kalah di babak perempat final dari Savitree Amitrapai/Vacharaporn Munkit (Thailand) dengan skor 19-21, 21-7, 10-21.

Pada SEA Games 2011 di Jakarta, Greysia absen karena mengalami cedera. Greysia kembali diturunkan memperkuat Indonesia pada SEA Games 2013 di Myanmar, bersama Nitya. Namun lagi-lagi Greysia harus puas dengan medali perak. Greysia/Nitya kalah di babak final dari Woon Khe Wei/Vivian Hoo Kah Mun (Mlalaysia).

Setelah kembali absen pada SEA Games 2015 di Singapura, Greysia kemudian turun dua tahun berikutnya di Malaysia. Pada SEA Games 2017, Greysia/Apriyani kalah di babak pertama Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand).

Kini, Greysia/Apriyani berhasil membuktikan kebolehannya dengan meraih medali emas pada SEA Games 2019 di Filipina, setelah di babak final, mengalahkan Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong (Thailand) dalam dua game langsung dengan skor 21-3, 21-18.

#SeaGames2019 #Filipina #Badminton #GreysiaPolii
BERITA TERKAIT
(Bulutangkis Indonesia Masters 2020) Tangis dan Kado dari Tuhan untuk Greysia/Apriyani
(Bulutangkis Indonesia Masters 2020) Main Tim Game, Greysia/Apriyani Juara Ganda Putri
(Bulutangkis Indonesia Masters 2020) Ke Final, Greysia/Apriyani Tak Mau Terbebani Juara
(Bulutangkis Indonesia Masters 2020) Tembus Semifinal, Greysia/Apriyani Tak Cepat Puas
(Bulutangkis Indonesia Masters 2020) Greysia/Apriyani Susah Payah Lewati Babak Pertama
(Thailand Masters) Dikalahkan Unggulan Kedua, Vito Gagal ke Semifinal
(Thailand Masters) Hafiz/Gloria Melenggang ke Semifinal

kembali ke atas