NASIONAL

Senin, 09 Desember 2019 | 17:11 WIB

Di Depan Wapres, KPK Singgung Masalah Perizinan

Ivan Setyadhi
Di Depan Wapres, KPK Singgung Masalah Perizinan
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyinggung soal perizinan di hadapan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dan sejumlah menteri di kabinet Indonesia Maju.

Hal itu dikatakan Agus saat berpidato dalam peringatan hari antikorupsi sedunia (Hakordia) 2019, di Gedung KPK pada Senin (9/12/2019).

"Bapak dan ibu yang saya hormati, bapak wakil presiden (Ma'ruf Amin) yang sangat saya hormati, salah satu yang juga dikeluhkan oleh pengusaha itu adalah masalah perizinan," ujar Agus.

Dia mengaku bahwa masalah perizinan hingga saat ini masih memerlukan koordinasi dan supervisi yang lebih kuat seiring kebijakan pemerintah yang mendorong perizinan melalui online single submission atau OSS.

"Nah dalam waktu yang sama sebetulnya PTSP pelayanan satu pintu terpadu di daerah-daerah itu sebenarnya sudah mencapai sekitar 60 persen. Nah, mengsinkronkan OSS dan PTSP itu satu agenda sendiri yang cukup besar, oleh karena itu kami sangat berharap pengawasan terhadap sinkroniasi ini agar lebih diintensifkan," tutur Agus.

Menurut Agus, hal itu dinilai perlu dilakukan agar di daerah tidak mendapatkan beban tambahan apalagi masih banyaknya UU dan kebijakan sektor yang seolah-olah memberikan beban tambahan pada pelayanan perizinan.

"Ini pasti memerlukan perhatian yang lebih besar lagi," tuturnya.

Dia pun meminta adanya komitmen di setiap kementerian atau pemerintah daerah terkait hal tersebut lantaran pihaknya tak mampu mengerjakannya sendirian.

"Jadi ini sangat-sangat layak untuk ditindaklanjuti dan hal ini KPK bukan yang mengelola, KPK hanya menyediakan platform," ujar dia. [ton]

BERITA TERKAIT
3 Pejabat BTN Gresik - Semarang Tersangka Korupsi
Jelang Imlek, Kapolri Bentuk Satgas di Tiap Polda
Jokowi Harap Pilkada 2020 Tak ada Hoax dan SARA
3 Hacker Indonesia Ditangkap Retas E-commerce LN
Polri Bentuk Tim Dalami Dugaan Penganiayaan Lutfi
Berkas Perkara 2 Penyerang Novel Rampung
OSO Ketum, Ini Susunan Kepengurusan Hanura

kembali ke atas