NASIONAL

Selasa, 10 Desember 2019 | 01:00 WIB

TSK Meikarta Minta Perlindungan, KPK: Silahkan

Ivan Setiyadi
TSK Meikarta Minta Perlindungan, KPK: Silahkan
Juru bicara KPK Febri Diansyah (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak ambil pusing dengan manuver tersangka suap Meikarta, Bartholomeus Toto yang minta perlindungan ke presiden Joko Widodo.

KPK memastikan terus mengusut dugaan suap izin proyek Meikarta hingga proses pembuktian di persidangan nanti.

"Silakan saja meminta perlindungan pada siapapun. KPK tetap akan fokus pada fakta hukum dan proses pembuktiannya saja," kata juru bicara KPK Febri Diansyah, Senin (9/12/ 2019).

KPK kata Febri, sudah sering mendapat perlawanan dari para tersangka kasus korupsi. Mulai dari menyangkal, menyalahkan pihak lain, sampai ancam mengancam.

"Kalau soal bantahan, tersangka korupsi hampir selalu menyangkal perbuatan yang dilakukan. Bantahan atau sangkalan tersebut tentu akan lebih baik disampaikan di sidang nanti dan diuji secara terbuka," kata Febri.

Justru kata Febri, jika ingin lebih mudah, Eks Presdir Lippo Cikarang itu lebih baik membuka seterang-terangnya proses suap dan rasuah terkait Meikarta.

"Justru jika tersangka memiliki informasi tentang peran pihak lain yang lebih besar, dapat membukanya di proses pemeriksaan ataupun mengajukan diri sebagai JC. meskipun tentu tetap harus dilihat apakah syaratnya terpenuhi atau tidak," kata Febri.

Sebelumnya, Toto meminta perlindungan Presiden Joko Widodo.

"Saya sebagai anak bangsa, saya memohon perlindungan Pak Jokowi terhadap kesewenang-wenangan yang saya alami," kata Toto, Jumat, 6 Desember lalu. [wll]

#Meikarta #KPK #Jokowi
BERITA TERKAIT
Hasto Klaim Buronan KPK Harun Masiku Cuma Korban
(Enam Jam Diperiksa KPK) Sekjen PDIP Hasto Kristyanto Dicecar 24 Pertanyaan
Artis Faye Nicole Diperiksa KPK Terkait Suap Wawan
KPK Periksa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
(Kasus Korupsi Tubagus Chaeri Wardana) Saksi Sebut TCW Tak Berwenang Rotasi Pejabat Dinas
KPK‎ Periksa Dua Pejabat KPU
Walikota Mojokerto Ika Puspita Diperiksa KPK

kembali ke atas