EKONOMI

Jumat, 13 Desember 2019 | 17:48 WIB

PT Prima Tangki Indonesia Jadi Penyelenggara PLB

PT Prima Tangki Indonesia Jadi Penyelenggara PLB
(Foto: Humas BeaCukai)

INILAHCOM, Medan - Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Utara menetapkan PT Prima Tangki Indonesia, perusahaan penyedia tangki timbun di Kuala Tanjung, sebagai penyelenggara Pusat Logistik Berikat (PLB) di bawah pengawasan Kantor Bea Cukai Kuala Tanjung, pada 28 November 2019 lalu.

Sebelum penetapan tersebut, di hari yang sama, Direktur Utama PT Prima Tangki Indonesia, Gautama, didampingi General Manager, Aman S Charity, dan Supervisor Admin, Jefri Tandika memaparkan proses bisnis perusahaannya di hadapan para pejabat Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara. Pemaparan ini merupakan tahap akhir atas permohonan PT Prima Tangki Indonesia untuk menjadi penyelenggara PLB.

Kami telah menyimak pemaparan Direktur Utama PT Prima Tangki Indonesia mengenai profil bisnis perusahaan, termasuk salah satu keunggulan perusahaan tersebut yaitu memiliki kapasitas tangki timbun sebesar 100.000 metrik ton. Dijelaskan juga dampak ekonomi perusahan dan Key Performance Indicator (KPI) yang rencananya lebih baik dari standar KPI di Malaysia, KPI yaitu matrik berupa finansial maupun non finansial yang digunakan oleh perusahaan untuk mengukur performa kinerjanya, jelas Kepala Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara, Oza Olavia.

Setelah pemaparan tersebut, Oza Olavia, Kepala Kantor Bea Cukai Kuala Tanjung, Yudhi Dharma Nauly, dan jajaran pejabat Bea Cukai lainnya melakukan diskusi panel selama dua puluh menit yang menghasilkan persetujuan atas ditetapkannya PT Prima Tangki Indonesia untuk menjadi penyelenggara PLB. [*]

#BeaCukai #BC
BERITA TERKAIT
(Tingkatkan Pengawasan) Bea Cukai Soekarno-Hatta Sinergi Bersama Kemenlu
Bea Cukai Medan Angkat Potensi Industri Domestik
Bea Cukai-Pemda Bicara Bagi Hasil Cukai Tembakau
Bea Cukai - Kantor Pos Malang Diskusi Aturan Baru
BC Pontianak Sosialisasi Aturan Barang Kiriman
Bea Cukai dan Produsen NIKE di Sukabumi Bahas KB
Bea Cukai-Polri Sinergi di Jalur Ilegal Entikong

kembali ke atas