EKONOMI

Selasa, 14 Januari 2020 | 17:50 WIB

RI Sepakati 14 Kerjasama Pertanian dengan PEA

RI Sepakati 14 Kerjasama Pertanian dengan PEA

INILAHCOM, Abu Dhabi - Di hadapan Presiden Joko Widodo dan Crowne Prince Muhammed Bin Zayed Al Nahyan, telah dilakukan pertukaran dokumen kerja sama antara Indonesia dan Persatuan Emirat Arab (PEA).

Pemerintah Indonesia diwakili Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dan Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan PEA Thani bin Ahmed Al Zeyoudi. Pertukaran dokumen kerjasama ini salah satunya di bidang pertanian.

Ke depan akan dibangun kerjasama kedua negara yang mencakup 14 area kerja sama di bidang pertanian dan diversifikasi pangan, diantaranya proses dan produksi tanaman, peternakan dan pertanian, sanitasi dan phytosanitary, teknologi dan infrastruktur pertanian.

Selain itu juga kerjasama di bidang science dan teknis, keamanan makanan, teknis dan teknologi industri pertanian modern, asuransi pertanian, skema keuangan agrikultur, sistem informasi dan komunikasi pertanian. Peningkatan kemampuan SDM melalui capacity building, fasilitas dagang dan pertanian, dan area terkait lainnya.

Mentan Syahrul Yasin Limpo menilai strategis kerjasama antar negara ini. Secara khusus Mentan meminta semua pihak di Kementan optimalkan kerjasama ini. Menurutnya, Persatuan Emirat Arab punya keterbatasan dalam memproduksi pangan, namun teknologi yang dimiliki dapat diadopsi. Teknologi modern pertanian di lahan gurun dengan kering salah satunya.

"Banyak hal yang dapat diperoleh dari kerjasama ini. Dan negara kita pun sangat besar dan punya potensi sumberdaya pertanian. Kita tangkap peluang ini untuk meningkatkan ekspor dan transfer teknologi," kata SYL.

Dalam kunjungan Presiden Jokowi di PEA ini, turut dilakukan pertukaran dokumen MOU antara Elite Agro LLC, PEA dan Badan Litbang Pertanian Indonesia. Kerjasama bertema Research and Development Collaboration for Agricultural Crops Commercialization ini akan dilakukan di Lembang, Jawa Barat. Kepala Badan Litbang Pertanian Fadjry Djufry menerima dokumen secara resmi dari CEO Elite Agro Group Abdulmonem Al Marzooqi.

Menurut Fadjry, kerjasama ini untuk memperluas hubungan antar kedua belah pihak, dalam upaya komersialisasi dan transfer pengetahuan serta teknologi di bidang pertanian, khususnya hortikultura. [*]

#Kementan
BERITA TERKAIT
Gratieks Terbukti Mampu Dongkrak Sektor Ekonomi
Bupati Bekasi Komitmen Disfungsi Lahan Pertanian
Mentan RI Dorong FAO Bantu Afrika dan Pasifik
RI-Italia Sepakati Perluas Akses Produk Pertanian
Pengamat Nilai SYL Serius Capai Pertanian Modern
Pengamat: Gratieks Ikut Pacu Produksi Pertanian
Pasokan Jagung Untuk Pakan Awal Tahun 2020 Aman

kembali ke atas