PASAR MODAL

Selasa, 14 Januari 2020 | 19:10 WIB

Bursa Saham AS Bisa dalam Tekanan

Wahid Ma'ruf
Bursa Saham AS Bisa dalam Tekanan

INILAHCOM, New York - Indeks saham berjangka AS beringsut lebih rendah pada Selasa pagi (14/1/2020) menjelang dimulainya musim pendapatan.

Sekitar pukul 6:35 pagi waktu ET, Dow futures mengindikasikan pembukaan negatif sekitar 45 poin. Futures pada S&P dan Nasdaq juga sedikit lebih rendah.

Investor akan mengawasi pendapatan dengan beberapa pemberi pinjaman terbesar secara resmi membuka putaran terbaru rilis perusahaan. Citigroup, J.P. Morgan Chase, dan Wells Fargo akan melaporkan sebelum bel. Delta airlines juga akan memperbarui investor pada hari Selasa seperti mengutip cnbc.com.

Pada hari Senin, ekuitas AS melanjutkan reli yang terlihat sejak pekan lalu setelah Amerika Serikat menghapus Tiongkok dari daftar negara-negara yang memanipulasi mata uang. Pengumuman itu datang hanya beberapa hari sebelum dua ekonomi terbesar dunia itu akan menandatangani kesepakatan perdagangan "fase satu" di Washington, D.C.

Menjelang penandatanganan, South China Morning Post melaporkan bahwa perang dagang "belum berakhir" dan upacara hari Rabu akan lebih seperti "putaran pertama pertandingan."

Pada kalender data, Federasi Nasional Bisnis Independen akan merilis survei bisnis kecil terbaru pada pukul 6 pagi ET, diikuti oleh angka inflasi AS baru pada pukul 8:30 pagi ET.

#BursaSaham #DolarAS #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
Inilah Penggerak Bursa Saham AS
Jerman Tak Takut Ancaman Tarif Trump
Bursa Eropa di Jalur Positif Respon Sikap WHO
AS Salah Waktu Lakukan Perang Tarif dengan China?
Libur Imlek Redam Aksi Virus Corona di Bursa Asia
Harga Minyak Turun 2% Terserang Virus Corona
Virus Corona Picu Investor Pilih Emas

kembali ke atas